Laporkan Masalah

KAJIAN KADAR GULA REDUKSI PADA SUBSTRAT HASIL HIDROLISIS LIMBAH PADAT KULIT CARICA (Carica pubescens) MENGGUNAKAN ASAM SULFAT ENCER

DINTA HAYULISTYA PRABA ERIESTA, Dr. Wagiman, STP, M.Si.

2014 | Tugas Akhir | D3 AGRO INDUSTRI

UD. Yuasa Food Berkah Makmur merupakan Unit Dagang yang mengolah Carica (Carica pubesences) menjadi sirup dan manisan sebagai produk unggulanya. Pembuatan produk yang ada menghasilkan limbah padat dan cair yang belum termanfaatkan. Kulit carica sebagai limbah padat mengandung cukup karbohidrat yang dapat digunakan sebagai substrat dalam fermentasi pembuatan etanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar gula pada masing-masing konsentrasi, kadar gula yang optimum yang dihasilkan, dan potensi nilai tambah yang diperoleh dari limbah padat kulit carica. Langkah-langkah penting pada pembuatan substrat dari karbohidrat berupa selulosa ialah kulit carica dihidrolisis untuk menghasilkan glukosa. Penelitian ini mempelajari reaksi hidrolisis limbah kulit carica dengan menggunakan H2SO4 pada konsentrasi rendah yaitu 3%, 4% dan 5%. Hidrolisis dilakukan pada suhu 121oC selama 30 menit dengan tekanan 4 bar. Selanjutnya di uji kadar gula reduksi dengan metode Nelson-Somoghyi. Data yang diperoleh akan diolah dengan uji Anova untuk mengetahui pengaruh dan perbedaan antara konsentrasi dengan kadar gula reduksi. Hasil penelitian menunjukkan glukosa optimum yang didapat dari hidrolisis adalah konsentrasi katalis H2SO4 4% dengan kadar gula yang diperoleh 1,463 mg/mL. Konsentrasi 3% memilliki kadar gula 0,394 mg/mL, dan konsentrasi 5% kadar gulanya 0,139 mg/mL dengan adanya pengaruh dan perbedaan pada konsentrasi 4% dan 5%. Limbah kulit carica dapat diminimalisasi oleh UD. Yuasa Food Berkah Makmur yaitu dijadikan sebagai substrat dalam fermentasi pembuatan etanol. Pemanfaatan limbah padat dapat memberikan nilai tambah pada limbah kulit carica dengan lebih memekatkan sampel saat hidrolisis.

UD.Yuasa Food Berkah Mamkur is a unit trade go through carica ( Carica pubesences ) into syrup and candied. Making products existing produce waste solid and liquid that has not been used. Peel carica as solid waste containing considerable carbohydrates that can be used as a substrate in fermentation manufacture ethanol. Research aims to know sugar levels in each concentration, sugar content optimum the produced and potential added value obtained from solid waste peel carica. Important steps to making a substratum of carbohydrates in the form of cellulose: the peel carica hydrolysis to produce glucose.This research studies reaction the hydrolysis of waste the skin carica by using H2SO4 on which is 3 %, lower concentration 4 % and 5 %. The hydrolysis of done at a temperature of 121oC for 30 minutes with pressure 4 bar. Next in a test of the sugar content of reduction with the methods Nelson-Somoghyi. The data to be processed by test anova to know the influence and the difference between the concentration with the sugar content of reduction. The results showed that the optimum glucose derived from the hydrolysis is 4% H2SO4 catalyst concentration with sugar obtained 1.463 mg/mL. Concentration of 3% sugar 0.394 mg/mL, and the concentration of 5% sugar content 0.139 mg/mL in the presence and influence of differences in the concentration of 4% and 5%. Carica leather waste can be minimized by UD. Yuasa Food Berkah Makmur is used as a substrate in the manufacture of ethanol fermentation. Utilization of solid waste can add value to waste carica peel with more concentrating samples while hydrolysis.

Kata Kunci : kulit carica; hidrolisis; substrat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.