DIPLOMASI DAN PERDAGANGAN JASA PENDIDIKAN TINGGI DI ASEAN
Sheiffi Puspapertiwi, Drs. Riza Noer Arfani, M.A.
2014 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Hubungan InternasionalASEAN Community 2015 merupakan batu loncatan penting bagi regionalisme Asia Tenggara karena menandai implementasi fase pasar bersama yang meliberalisasikan perpindahan faktor produksi dalam kawasan. Sejak 2007, ASEAN telah meningkatkan integrasinya secara bertahap, di mana pendidikan tinggi menjadi isu strategis untuk meningkatkan perdagangan jasa dan pembangunan kualitas manusia kawasan. Terkait dengan isu tersebut, penelitian ini dilakukan untuk memahami kekuatan pendorong regionalisme ASEAN dan manfaatnya bagi negara anggota, dengan menggunakan metode kualitatif untuk pengumpulan dan analisa data. Penemuan penelitian menunjukkan bahwa globalisasi pendidikan dan dinamika internal adalah kekuatan pendorong utama di balik regionalisme ASEAN, yang berfungsi sebagai aksi kolektif defensif terhadap globalisasi pendidikan serta harmonisasi kepentingan nasional dalam isu sosio-ekonomi.
ASEAN Community 2015 is a significant stepping stone for South East Asia regionalism as it remarks the implementation of common market phase principles by liberalizing production factors movement within region. Since 2007, ASEAN has gradually increased its integration, in which higher education is recognized as strategic issue to increase regional service trade and human development quality. Related to the issue, this research is conducted to understand driving forces behind ASEAN regionalism and its purposes to member countries from higher education perspective by employing qualitative method to collect and analyze data. Research findings show that education globalization and internal dynamics are main driving forces behind ASEAN regionalism, functioning as defensive collective action toward education globalization and harmonization of national interest in socio-economic issues.
Kata Kunci : ASEAN Community, globalisasi pendidikan, pendidikan tinggi, regionalisme