Pemetaan Hasil Produksi Tanaman Bawang Merah di Kecamatan Larangan dari Tahun 2006 – 2010 Dengan Menggunakan Software ArcView 3.2
ANGGA BAGUS SEPTIANTO, Drs. Zuharnen, M.S.
2014 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SIGPembuatan laporan ini dimaksudkan untuk menambah perbendaharaan data produksi bawang merah di Kecamatan Larangan sehingga terintegrasi dengan teknologi yang sedang berkembang. Dalam proses nya laporan ini menggunakan Software Arc View GIS 3.2 yang meliputi proses digitalisasi peta administrasi dan penggunaan lahan nya dari yang sebelumnya masih berupa peta dasar biasa. Memasukan dan menyajikan data hasil produksi kedalam sebuah peta tematik mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya dapat dijadikan alat pemantau hasil panen yang sifatnya berkesinambungan dari tahun ke tahun, dengan begitu akan lebih tertata dalam hal pendistribusian hasil panennya. Metode pengumpulan data diperoleh dengan cara mengambil data premier dan data sekonder. Data premier meliputi survay lapangan dan interview kepada petani bawang merah. Sedang data sekunder diperoleh dari dinas pertanian dan kehutanan Kecamatan Larangan. Sedangkan proses pengolahan data nya dilakukan dengan menggunakan software ArcView 3.2 yang meliputi digitasi peta, input data attribut, membuat chart dan layout peta hasil produksi bawang merah di Kecamatan Larangan. Hasil penelitian ini berupa peta tematik produksi bawang merah dari tahun 2006 – 2010. Desa dengan hasil produksi terbanyak adalah Desa Larangan dengan rata-rata hasil produksi tertinggi pertahunnya adalah 20.511,4 ton, sedangkan desa Wlahar dengan rata-rata hasil produksi terendah yakni sebesar 835,6 ton per tahun. Sedangkan dari analisis perhitungan tingkat produktivitasnya, Desa Rengaspendawa menjadi desa dengan tingkat produktivitas yang tertinggi dan Desa Slatri, Wlahar, dan Kamal merupakan desa dengan tingkat produktifitas terendah selama kurun waktu 5 tahun waktu penelitian.
-
Kata Kunci : -