KORELASI LAMA MENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF
Asri Damayanti, dr. Abdul Gofir, Sp.S(K)
2014 | Tesis | S2 Ilmu Penyakit SarafGangguan kognitif sering dijumpai pada penderita Diabetes Melitus (DM) sebagai akibat dari komplikasi mikrovaskuler maupun makrovaskuler.Sampai saat ini, studi yang meneliti korelasi lama menderita DM dengan gangguan fungsi kognitif masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara lama menderita DM dengan gangguan fungsi kognitif. Jenis penelitian menggunakan metode potong lintang.. Subjek penelitian adalah penderita DM tipe 2 yang datang ke poliklinik endokrin RS. Dr. Sardjito Yogyakarta dilakukan secara consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah MoCA-Ina (Montreal Cognitive Assesment versi Indonesia). Uji hipotesis menggunakan korelasi Spearman dan regresi linier untuk analisis multivariat. Hasil dianggap bermakna secara statistik apabila p<0,05. Sebanyak 51 subjek dimasukkan dalam penelitian.Gangguan fungsi kognitif terjadi pada 32(62,7%) dari 51 subjek penelitian dengan rerata lama menderita DM 12,13±7,79. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat korelasi negatif antara lama menderita DM dengan gangguan fungsi kognitif dengan r=- 0,424, P=0,002, yang berarti semakin lama menderita DM semakin turun fungsi kognitifnya. Hasil analisis multivariat dengan regresi linier menunjukkan bahwa lama menderita DM merupakan variabel independent yang berkorelasi langsung dengan gangguan fungsi kognitif (β=-0,363, p= 0,008) . Simpulan penelitian ini adalah terdapat korelasi antara lama menderita DM dengan gangguan fungsi kognitif dengan kekuatan korelasi sedang.
Cognitive Dysfunction common in diabetes mellitus result from microvaskuler or macrovasculer complication. At present, there is little evidence for the correlation duration of diabetes mellitus with cognitive dysfunction.The aim of this study is to asses the correlation between duration and cognitive dysfunction This is a cross-sectional study.The subjects are the patient who came to the endokrin policlinic sardjito hospital in Yogyakarta with consecutive sampling. We used Montreal Cognitive Assement Indonesian version. Correlation between duration and cognitive dysfunction were tested with Spearman’s test and linear regression modelfor multivariate analysis. The results were considered as statistically if the p value<0,05. A total 51 subjects were participated in this study. Cognitive dysfuncton was reported by 32 (62,7%) subjects with duration 12,13±SD7,79.(r=-0,424, p=0,002), it means that the longer duration the cognition worst. Analysis multivariate with regression linear demonstrated that negative correlation between duration and cognitive dysfunction (β=-0,363, p= 0,008) it means duration is the independent variabel with direct correlation with cognitive dysfunction. Conclusion of this study there was a correlation between duration and cognitive dysfunction with moderate strength.
Kata Kunci : lama menderita DM, Diabetes Melitus tipe 2, gangguan kognitif