REPRESENTASI PENGETAHUAN PERANCANGAN BERBASIS ONTOLOGI SEBAGAI DASAR SISTEM PENDAMPINGAN MENU DIET VEGETARIAN
SATRIA ADI SURYA WIJAYA, Sri Suning Kusumawardani, ST., MT.
2014 | Skripsi | TEKNIK ELEKTROKemajuan teknologi informasi dapat dimanfaatkan sebagai sarana perancangan sistem pendampingan menu diet vegetarian. Representasi pengetahuan dapat diterapkan ke dalam sistem pendampingan ini, menggunakan ontologi dalam merancang dan mengimplementasikannya. Sampai dengan akhir 2013 belum ditemukan ontologi yang mendeskripsikan model domain kebutuhan nutrisi dan makanan bagi kaum vegetarian, padahal ontologi dapat digunakan secara struktural untuk menggambarkan konsep sistem pakar. Penelitian ini mengimplementasikan cara membangun dan mengelola pengetahuan berbasis model ontologi. Model ontologi yang konsisten dapat membantu dalam hal pengelolaan data menjadi pengetahuan. Obyek penelitian yang dipilih pada penelitian ini adalah diet vegetarian karena diet vegetarian seimbang dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan termasuk penurunan risiko penyakit. Sistem pendampingan menu diet vegetarian dapat dipisahkan menjadi dua bagian yaitu back-end dan front-end. Cakupan penelitian ini berfokus pada bagian back-end yang meliputi tiga tahap antara lain perancangan ontologi dengan mengadopsi gabungan dua buah metodologi yaitu metodologi Gruninger and Fox dan METHONTOLOGY yang dimodifikasi, uji konsistensi ontologi dengan Pellet Reasoner, dan pengujian ontologi dengan SPARQL query. Perancangan representasi pengetahuan berbasis ontologi sebagai dasar sistem pendampingan menu diet vegetarian dikembangkan dengan aplikasi Protégé. Formalisasi ontologi dengan Protégé dilakukan dengan dasar perancangan awal model ontologi dan hasil pengembangan ontologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ontologi yang dikembangkan berhasil mendeskripsikan model domain kebutuhan nutrisi dan makanan bagi vegetarian setelah dilakukan beberapa proses pengujian. Pengujian pertama adalah uji konsistensi ontologi dengan Pellet Reasoner menunjukkan konsistensi ontologi karena tidak terdapat kesimpulan yang bertentangan dari definisi input yang valid. Pengujian kedua adalah uji query SPARQL yang telah berhasil melakukan pencarian dan pengolahan data terhadap hasil ontologi dengan berbagai variasi query berdasarkan 7 buah pertanyaan kompetensi serta 3 buah skenario pengujian sistem. Penelitian selanjutnya dapat dilanjutkan ke bagian front-end untuk melakukan pengolahan hasil keluaran ontologi.
Advances in information technology can be utilized as a facility to design vegetarian diet menu assistance system. Knowledge representation could be applied into this system using the ontology in design and implementation. An appropriate ontology that describes the domain models of nutritional needs and food for the vegetarians had not been discovered an ontology that until the end of 2013, whereas ontology could be used to describe structural concept of the expert system. This research implements the way to build and manage knowledge based on the ontology model. Consistent ontology model helps to manage the data into knowledge. In this research, the target object is vegetarian diet because a balanced vegetarian diet can provide many health benefits including reduced risk of disease. Vegetarian diet menu assistance system can be separated into two parts, the back-end and the front-end. This research scope focuses on the back-end that includes three phases such as the ontology design by adopting a methodology that combined two methodologies, namely Gruninger and Fox and modified METHONTOLOGY, ontology consistency test using Pellet Reasoner, and testing of the ontology with SPARQL query. The design of an ontology-based knowledge representation as the vegetarian diet menu assistance system has been developed by Protégé. Ontology formalization in Protégé has been done based on the preliminary draft model of ontology and the ontology development results. This research shows that the developed ontology domain model has successfully described the nutritional needs and food menu for vegetarians after doing some testing process. The first test is consistency test of ontology using Pellet Reasoner shows the consistency of the ontology because there are no conflicting conclusion from the definition of valid input. The second test is testing of the ontology with SPARQL query that has been able to doing search and processing the data of the ontology results with different variation of queries based on 7 competency questions and 3 system test scenarios. The front-end part to process ontology results has not yet been developed in this research which can be continued in the future research.
Kata Kunci : representasi pengetahuan, ontologi, Protégé, SPARQL query, menu diet vegetarian