ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KRIMINALITAS DI INDONESIA TAHUN 2007-2011
Hery Sulistyo, Dr. Akhmad Makhfatih, M.A.
2014 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanKriminalitas merupakan suatu permasalahan yang harus diatasi karena menimbulkan berbagai macam kerugian baik itu kerugian ekonomi, fisik, moral dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kriminalitas di Indonesia selama periode tahun 2007-2011. Data yang digunakan adalah data sekunder, merupakan data panel 30 provinsi di Indonesia selama lima tahun, tahun 2007-2011. Alat analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Model terbaik yang terpilih adalah fixed effect model dengan metode generalized least squares (GLS) menggunakan cross section weights. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan berpengaruh positif terhadap tingkat kriminalitas di Indonesia, yang berarti jika tingkat kemiskinan meningkat, maka akan meningkatkan tingkat kriminalitas di Indonesia. Tingkat pengangguran dan Tingkat kemahalan tidak berpengaruh terhadap tingkat kriminalitas di Indonesia. Proporsi anggaran belanja pemerintah daerah provinsi untuk fungsi ketertiban dan ketentraman berpengaruh secara negatif terhadap tingkat kriminalitas di Indonesia, yang berarti peningkatan proporsi anggaran belanja pemerintah daerah provinsi untuk fungsi ketertiban dan ketentraman akan berpengaruh terhadap penurunan tingkat kriminalitas di Indonesia. Persentase personel polisi aktif berpengaruh negatif terhadap tingkat kriminalitas, yang berarti dengan peningkatan persentase polisi aktif akan berpengaruh terhadap penurunan tingkat kriminalitas di Indonesia.
Crime is a problem that must be solved because various kinds of losses that caused i.e economic, physical, moral and psychological. This research aims to analyze the factors that influence crime rate in Indonesia during the period 2007- 2011. The data used are secondary data, a panel data of 30 provinces in Indonesia for five years, 2007-2011. Analysis tool used is panel data regression. The best model chosen is a fixed effect model with the method of generalized least squares (GLS) using cross section weights. The results indicated that the levels of poverty has a positive effect on the crime rate in Indonesia, which means that if the level of poverty increases, would increase the crime rate in Indonesia. The unemployment rate and the expensiveness rate have no effect on the the crime rate in Indonesia. The proportion of the provincial government budget’s for the function of order and peace have negative effect on the crime rate in Indonesia, which means an increase in the proportion of the provincial government's budget for the function of order and peace will be a decrease the crime rate in Indonesia. The percentage of active police personnel have negative effect on the crime rate, which means the increase in the percentage of active police would decrease the crime rate in Indonesia.
Kata Kunci : tingkat kriminalitas, tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, tingkat kemahalan, belanja pemerintah daerah provinsi, personel polisi, regresi data panel.