Laporkan Masalah

Implementasi Penertiban Pedagang Kaki Lima Pasar Kranggan Yogyakarta

FITRIA ANGGRAENI, Prof. Dr. Wahyudi Kumorotomo, MPP.

2014 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Pasar Kranggan merupakan salah satu pasar tradisional di Kota Yogyakarta dengan jumlah yang pedagang kaki lima terbanyak. Jumlah pedagang yang meningkat menimbulkan keadaan di sekitar Pasar Kranggan menjadi ramai dan tidak teratur. Pemerintah Kota Yogyakarta mengeluarkan Peraturan Daerah no 26 tahun 2002 terkait dengan penertiban pedagang kaki lima. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pelaksanaan dan faktorfaktor yang mempengaruhi implementasi penertiban pedagang kaki lima Pasar Kranggan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis deskriptif yaitu memberikan gambaran tentang objek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan melalui data sekunder. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penertiban pedagang kaki lima Pasar Kranggan telah berhasil. Tingginya angka kepatuhan pedagang menjadi salah satu keberhasilan program. Faktor yang mempengaruhi implementasi penertiban pedagang adalah pola interaksi yang terbentuk dengan melibatkan paguyuban pedagang kaki lima ke dalam program dan faktor lingkungan sekitar kelompok sasaran. Peran paguyuban dapat mendorong anggotanya untuk memahami aturan yang ditetapkan Rekomendasi yang diberikan adalah Pemerintah tidak hanya menertibkan pedagang namun juga memberikan solusi yang permanen dengan memberikan tempat yang layak.

Pasar Kranggan is one of the traditional markets in Yogyakarta city which has the largest amount of street vendors. The rising of street vendors caused situation around Pasar Kranggan became crowded and unmanageable. The local Government issued regulations 26 /2002 about managing street vendors. This research is aimed to explain how the implementation proceed and which factors that affect process of managing street vendors in Pasar Kranggan. Research method used is qualitative with descriptive analysis that is an overview of the research object. The results showed that the implementation of the managing Pasar Kranggan vendors have succeeded. The high rate of compliance traders become one of the program's success. Factors affecting the implementation of the managing traders are formed by the interaction pattern involving the association of street vendors into the program and the environmental factors surrounding the target group. The role of community can encourage members to understand the rules applied. The solution that government made is not only restricting operational hours but also provide proper place for street vendors.

Kata Kunci : Implementasi, pedagang kaki lima, penertiban


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.