PENGARUH PENAMBAHAN ENZIM HIDROLITIK PEPAYA MATANG PADA PAKAN KOMERSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN MAS CANGKRINGAN (Cyprinus carpio L, 1758)
STEVEN SITONGAN, Drs. Trijoko, M.Si.
2014 | Skripsi | BIOLOGIAplikasi penambahan enzim pada pakan dewasa ini digunakan untuk upaya peningkatan hasil budidaya. Pemanfaatan pepaya matang sebagai enzim hidrolitik dalam bentuk produk “EZ-Plus†yang ditambahkan pada pakan komersial. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan enzim hidrolitik pepaya matang pada pakan komersial terhadap pertumbuhan, rasio konversi pakan (FCR), dan sintasan (SR) ikan mas Cangkringan (Cyprinus carpio L, 1758). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu penambahan “EZ-Plus†ke dalam pakan dengan kandungan protein sebesar 25%, 32%, 40%. Perlakuan kontrol adalah pakan tanpa penambahan enzim. Dosis penambahan “EZ-Plus†sebanyak 5g dilarutkan dengan 1 L air. Kemudian 50 ml larutan disemprotkan untuk 1 kg pakan. Analisis data menggunakan analisa variansi (ANOVA) satu arah, apabila terdapat beda nyata dilanjutkan dengan analisis DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) untuk mengetahui beda nyata antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kontrol 40% memiliki laju pertumbuhan harian tertinggi dan beda nyata dengan perlakuan lain, nilai total rata-rata pertumbuhan berat dan panjang tubuh sebesar 36,83 g ± 6,18 dan 6,05 cm ± 0,97. Sementara pertumbuhan pada pakan selain kontrol 40% memiliki nilai yang seragam. Laju pertumbuhan panjang harian seragam diantara 6 perlakuan. FCR tertinggi sebesar 1,215 ± 0,04 diperoleh kontrol 40% sedangkan 5 perlakuan lainnya memiliki nilai yang seragam. SR pada hari ke 0-30 untuk semua perlakuan mencapai 100%, pada hari ke 45-75 nilai SR turun mencapai kisaran 9,1%-24,1%. Dengan demikian, kesimpulan penelitian ini adalah aplikasi enzim hidrolitik pepaya pada pakan komersial sebanyak 50 ml/kg dari pencampuran 5g ekstrak enzim pepaya dengan 1 L air tidak berkorelasi positif terhadap pertumbuhan dengan parameter berat tubuh, panjang tubuh, dan FCR ikan mas Cangkringan.
Application of enzyme addition on the feed today used for efforts to increase cultivation. Utilization of ripe papaya as a hydrolytic enzyme in the form of the product \\"EZ-Plus\\" is added to the commercial feed. This study was to determine the effect of hydrolytic enzymes ripe papaya on commercial diets on growth, feed conversion ratio (FCR), and survival rate (SR) of Cangkringan carp (Cyprinus carpio L, 1758). This study used a completely randomized design (CRD) with 6 treatments and 3 replications, namely the addition of \\"EZ-Plus\\" into the feed with a protein content of 25%, 32%, 40%. Control treatment is without the addition of feed enzymes. Dose addition of \\"EZ-Plus\\" as much as 5g diluted with 1 L of water. Then 50 ml of solution was sprayed on 1 kg of feed. Analysis of the data using analysis of variance (one-way ANOVA), if there is a significant difference analysis followed by DMRT (Duncan's Multiple Range Test) to determine the significant difference between treatments. The results showed that 40% of the control treatment had the highest daily growth rate and significant difference with other treatments, the total value of the average growth in weight and body length of 36.83 g ± 6.18 and 6.05 ± 0.97 cm. While growth in the other feeds besides to control 40% have a uniform value. Daily length growth rate have uniform result between 6 treatments. The highest FCR was 1.215 ± 0.04 was obtained control of 40%, while 5 other treatments have a uniform value. SR on days 0-30 for all treatments reached 100%, at day 45-75 SR values fall in the range of 9.1% -24.1%. Thus, the conclusion of this research is the application of papaya hydrolytic enzymes in the commercial feed as many as 50 ml / kg of mixing 5g papaya enzyme extract with 1 L of water is not positively correlated with the growth parameters of body weight, body length, and FCR of Cangkringan carp.
Kata Kunci : enzim, protein, pertumbuhan, pepaya, ikan mas Cangkringan.