Laporkan Masalah

KANDUNGAN POLIFENOL SERTA POTENSI KULIT BUAH DAN SALUT BIJI KAKAO (Theobroma cacao L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN

IRMA NOFITAHESTI, Dr. Rarastoeti Pratiwi, M.Sc.

2014 | Skripsi | BIOLOGI

Kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu sumber limbah perkebunan di Indonesia. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kulit buah kakao mengandung senyawa polifenol seperti antosianin, katekin, dan leukoantosianidin yang berpotensi sebagai antioksidan. Namun demikian, belum dilakukan penelitian mengenai kandungan senyawa polifenol tersebut pada bagian-bagian kulit buah kakao yang terdiri dari kulit terluar, daging buah, dan kulit dalam, serta pada salut biji kakao. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kandungan polifenol dan aktivitas senyawa antioksidan pada kulit buah dan salut biji kakao. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 3 sampel buah kakao varietas Forastero (Bulk Cocoa) yang sudah matang dan dipetik dari satu pohon kakao. Kulit buah dan salut biji kakao yang sudah dipisahkan diukur kadar airnya dan diekstrak dengan metanol 70%. Selanjutnya dilakukan pengukuran kadar polifenol total pada ekstrak kulit buah dan salut biji kakao dengan metode Folin Ciocalteau sebanyak 3 kali ulangan serta dilakukan pengukuran aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar polifenol total tertinggi pada kadar air 80% dimiliki oleh kulit terluar kakao yaitu sebesar 321,95 ppm, diikuti oleh salut biji kakao sebesar 291,59 ppm, daging buah kakao sebesar 240,29 ppm, dan kulit dalam kakao sebesar 189,14 ppm. Aktivitas senyawa antioksidan pada keempat sampel tersebut memiliki korelasi yang positif dengan kadar polifenol total.

The cocoa pod (Theobroma cacao L.) is one of the agriculture waste sources in Indonesia. Based on the researchs, the cocoa pod contains polyphenols such as antocianin, catechin, and leucoantocianidin which have a potency as antioxidant. However, there are no researchs yet about the phenolic compund of the cocoa pod parts including outer skin, cocoa flesh, inner skin, and the phenolic compound of the cocoa bean pulp. This research aims to study the phenolic compound and the antioxidant activity of cocoa pod and cocoa bean pulp. The samples that used in this research were three ripe bulk cocoas which picked from one tree. The water content of cocoa pod and cocoa bean pulp which had been separated was measured. After that, the outer skin, the cocoa flesh, the inner skin, and the cocoa bean pulp were extracted with methanol 70%. The total phenolic compound was measured with Folin Ciocalteau method in three replicates, whereas the antioxidant activity was measured with DPPH method. This research shows that the highest phenolic compund in 80% water content belongs to the outer skin 321.95 ppm, followed by the cocoa bean pulp 291.59 ppm, the cocoa flesh 240.29 ppm, and the inner skin 1

Kata Kunci : Kulit buah kakao, salut biji kakao, antioksidan, polifenol


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.