Indeks Gonadosomatik dan Struktur Histologis Gonad Ikan Wader Pari (Rasbora lateristriata Bleeker, 1854) pada Tahap Perkembangan Pra Dewasa dan Dewasa
SELVI RAHMAWATI, Ardaning Nuriliani, S.Si., M.Kes
2014 | Skripsi | BIOLOGIIkan wader pari (Rasbora lateristriata Bleeker, 1854) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang dieksploitasi secara berlebihan di alam. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai teknik budidaya ikan wader pari (R. lateristriata) yang tepat perlu dilakukan. Aspek reproduksi merupakan hal yang penting diketahui dalam pengembangan teknik budidaya ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari aspek reproduksi ikan wader pari (Rasbora lateristriata Bleeker, 1854), terutama mengenai perbedaan indeks gonadosomatik (IGS) serta struktur histologis gonad ikan wader pari jantan dan betina pada tahap perkembangan pra dewasa dan dewasa. Staging tahap perkembangan ikan dilakukan berdasarkan panjang baku, yaitu: pra dewasa (20-40 mm) dan dewasa (> 40 mm). Spesimen ditimbang, dibedah kemudian diangkat gonadnya untuk dilakukan pengukuran indeks gonadosomatik. Selanjutnya, organ difiksasi menggunakan NBF 4% untuk dibuat sediaan histologis dengan metode parafin, tebal irisan 6 μm, dan pewarnaan Hematoksilin-Eosin. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif menggunakan independent t-test meliputi data indeks gonadosomatik. Sedangkan analisis kualitatif terdiri dari analisis deskriptif dan komparatif yang meliputi pengamatan terhadap struktur histologis gonad jantan dan betina. Hasil yang diperoleh adalah terdapat perbedaan IGS antara individu jantan dan betina pada tahap perkembangan yang sama, baik pra dewasa maupun dewasa. Pada tahap perkembangan yang berbeda, individu jantan menunjukkan tidak terdapat beda nyata pada IGS antara kedua tahap perkembangan. Sedangkan individu betina menunjukkan bahwa terdapat IGS yang berbeda nyata pada kedua tahap perkembangan. Hasil pengamatan terhadap struktur histologis menunjukkan perbedaan struktur histologis gonad pada kedua tahap perkembangan. Perbedaan struktur histologis pada individu jantan meliputi perbedaan komposisi sel spermatogenik pada tubulus seminiferus. Sedangkan pada individu betina meliputi perbedaan pada komposisi serta diameter oosit. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan indeks gonadosomatik dan struktur histologis gonad ikan wader pari (Rasbora lateristriata Bleeker, 1854) pada tahap perkembangan pra dewasa dan dewasa.
Wader pari (Rasbora lateristriata Bleeker, 1854) is a freshwater fish which has been exploited excessively in nature. Hence, information about its proper cultivation technique is important. Reproductive aspect is the most important aspect to develop cultivation technique of fish. This research purposed to study the reproductive aspects of wader pari fish (Rasbora lateristriata Bleeker, 1854), concern in the gonadosomatic index (GSI) and gonadal histological structure of male and female in sub adult and adult developmental stage. Staging was done based on standard lenght which were: sub adult (20-40 mm) dan adult (> 40 mm). Spesimen was dissected, weighed, gonad was taken over and measured for gonadosomatic index. Organ was fixed in NBF 4% for histological preparation using paraffin method. Organ was sliced with 6 μm thickness and stained by Hematoxylin-Eosin. The results were analyzed quantitatively and qualitatively. Quantitative analysis was done using independent t-test included gonadosomatic index data. Qualitative analysis consisted of descriptive and comparative analysis which included male and female gonadal histological structure observation. The results showed that in the same stage, there were differences between male and female gonadosomatic index. Besides, in different developmental stage, there were no significant GSI differences between sub adult and adult male. On the other hand, there were significant GSI differences between sub adult and adult female. The results of histological structure observation showed that there were gonadal histological structure differences of male wader pari fish (R. lateristriata) in both developmental stage. The differences included composition of spermatogenic cells in seminiferous tubules. Whereas in female wader pari fish (R. lateristriata), the differences included oocytes diameter and composition. From the results, it could be concluded that there were differences in both gonadosomatic index and gonadal histological structure of wader pari fish (Rasbora lateristriata Bleeker, 1854) in sub adult and adult developmental stage.
Kata Kunci : indeks gonadosomatik, stuktur histologis, gonad, Rasbora lateristriata.