Laporkan Masalah

PERLINDUNGAN HUKUMBAGI PEMBERI GADAI DAN PENERIMA GADAI DI PERUM PEGADAIAN CABANG DEPOK SEMARANG

Hepi Yulian Furi Santoso, S.H, Purman Hidayat, SH., M.Hum.

2014 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian gadai di Perum Pegadaian Cabang Depok Semarang, khususnya mengenai perlindungan hukum terhadap hak dan kewajiban pemberi gadai dan penerima gadai pada saat benda gadai rusak atau hilang serta penyelesaian hutang gadai jika hasil penjualan lelang barang jaminan gadai tidak dapat untuk melunasi hutang tersebut. Penelitian ini adalah merupakan penelitian yuridis empiris. Penelitian yuridis empiris tersebut dilakukan dengan memperoleh data primer. Sebelum penelitian lapangan, dilakukan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder di bidang hukum. Dalam menganalis data yang telah diperoleh adalah dengan menggunakan metode kualitatif, yaitu metode dengan menguraikan dan menghubungkan antara data yang satu dengan yang lainnya secara keseluruhan, sehingga akan diperoleh deskripsi yang jelas mengenai jawaban atas rumusan permasalahan yang ada. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaannya Perum Pegadaian Cabang Depok, gadai dilaksanakan berdasarkan Standart Operasional Prosedur (SOP) yang mengacu kepada Perum Pegadaian Pusat dan aturan-aturan terkait dengan gadai yang berlaku. Untuk kerusakan atau hilangnya benda gadai dalam penyimpanan dan pemeliharaannya, maka Perum Pegadaian Cabang Depok akan memberikan ganti rugi sesuai dengan aturan yang berlaku dan kesepakatan dengan nasabah. Untuk pelunasan hutang debitor dari hasil lelang yang tidak mencukupi maka kekurangan tersebut dimintakan kepada debitor.

The Purpose of this research was to explore the implementation of pawn agreement in the Public Company of Pawnship at Depok Branch Office Semarang, specially protection of law toward rights and obligations to mortage giver and mortage receiver when pawn object damaged or lossed and also the problem solving of debt mortage if sales revenue auction of pawn mortgage was insufficient to pay the debt. This research was empirical juridical research. This empirical juridical research was conducted to gain primary data. Before conducted field research, it is also conducted literary research to gain secondary data in legal field. In data analysis gained, it used qualitative method, i.e. a method explaining and relating between a data to other data entirely, thus it gained a clear description on the answer of given problem formulation. The result of this research showed that the implementation of pawn agreement in the Public Company of Pawnship at Depok Branch Office Semarang was based on Standard Operational Procedure (SOP) that related to Pawnship Office Center instruction and others regulations related to pawn applied. And for damaged or lossed mortage object, hence Perum Pawnship office of Branch of Depok will give indemnation according to regulations applied and agreement with client. For the redeem of debt which the auction result was insufficient to pay the debt, hence the insuffiency was subjected to debitor.

Kata Kunci : Gadai, Benda Gadai, Lelang


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.