Laporkan Masalah

BIAS GENDER DALAM PEMBERITAAN TIM SEPAKBOLA PEREMPUAN DI CHINA SELAMA JANUARI 2011 – MARET 2012 OLEH MEDIA ONLINE XINHUANET DALAM ANALISIS ISI

RIZKY DIAH AYU PITALOKA, Rahayu, S.IP., M.Si., M.A.

2014 | Skripsi | Ilmu Komunikasi

Peran XinHua sangatlah penting, sebagai media online dengan pengakses dari 200 negara dan wilayah di seluruh negara, serta termasuk dalam 100 rangking media online di seluruh negara. Dengan demikian, XinHua.net tentu dituntut untuk menyebarkan informasi yang akurat dan objektif bagi pengaksesnya. Bias gender yang terjadi dalam media massa memperlihatkan adanya ideologi-ideologi tertentu, yang akhirnya mendasari sebuah media dalam proses peliputan dan pemberitaannya. Maka, di balik kesuksesan perempuan yang disajikan melalui media, terdapat kepentingan laki-laki yang terpenuhi, sehingga menampilkan para perempuan yang tidak mandiri secara total. Meski dalam sebuah pemberitaan, menyajikan perempuan yang berhasil, namun keberhasilan tersebut tampak sangat semu karena menampilkan peran laki-laki di balik keberhasilan tersebut.

Xinhua very important role, as the online media with access from 200 countries and regions throughout the country, as well as included in the ranking of 100 online media across the country. Thus, XinHua.net necessarily required to disseminate accurate and objective information for pengaksesnya. This gender bias in the media showed certain ideologies, which ultimately underlies a medium in the process of reporting and preaching. Thus, behind the success of the women who served through the media, there are the interests of men who met, thus showing the women who are not independent in total. Although in a proclamation, presents a woman who is successful, but the success of the show seemed very apparent as the roles of men behind the success.

Kata Kunci : Media Online, Gender.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.