Laporkan Masalah

PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM PERKEMBANGAN KELOMPOK WANITA TANI DI KECAMATAN GEBANG KABUPATEN PURWOREJO

SYAFROTUN 'AZIZAH, Ir. Harsoyo, M.Ext.E

2014 | Skripsi | PENYULUHAN & KOMUNIKASI PERTANIAN

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan kelompok wanita tani, peran penyuluh pertanian dalam perkembangan kelompok wanita tani, dan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kelompok wanita tani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Pengambilan sampel KWT dilakukan secara purposive. Dari setiap KWT diambil 6 responden secara simple random sampling sehingga total sampel sebanyak 66 responden. Data dianalisis dengan uji proporsi dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kelompok wanita tani di kecamatan Gebang memiliki perkembangan yang semakin baik. Sebagian besar penyuluh pertanian memiliki peran yang tinggi dalam perkembangan kelompok wanita tani. Peran yang dimiliki penyuluh pertanian antara lain sebagai motivator, komunikator, fasilitator, mitra kerja, dan konsultan. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kelompok wanita tani adalah kohesi dan peran penyuluh sebagai motivator. Kohesi dan peran penyuluh sebagai motivator memiliki pengaruh yang positif dalam perkembangan kelompok wanita tani. Motivasi, sikap, interaksi, dan persepsi terhadap kepemimpinan ketua kelompok serta peran penyuluh sebagai komunikator, fasilitator, mitra kerja, dan konsultan tidak berpengaruh dalam perkembangan kelompok wanita tani.

This research was conducted in the Gebang Subdistrict Purworejo Regency with the aim to determine the development of women farmers, agricultural extension agent 's role in the development of women farmers, and the factors that influence the development of women farmers. The method used is descriptive analytic method. KWT sampling is purposive. Every six respondents KWT taken by simple random sampling so that the total sample of 66 respondents. Data were analyzed with the proportion of test and multiple linear regression analysis . The results showed that the majority of women farmers in the Gebang Subdistrict have better development. Most of the agricultural extension has a high role in the development of women farmers. The role of agricultural extension held as a motivator, communicator, facilitator, partners, and consultants. Factors affecting the development of women farmers is the cohesion and the role of extension as a motivator. Cohesion and the role of extension as a motivator to have a positive influence in the development of women farmers. Motivation, attitudes, interactions, and perceptions of leadership and the role of group leader extension as a communicator, facilitator, partners, and consultants are not influential in the development of women farmers .

Kata Kunci : Kelompok Wanita Tani, Peran Penyuluh Pertanian, Perkembangan Kelompok


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.