PENGARUH CAMPURAN PUPUK KANDANG KAMBING DAN ZEOLIT TERHADAP SERAPAN N, P, K DAN PRODUKSI JAGUNG MANIS DI INCEPTISOL BERBAH, SLEMAN
SUTHAN SYAHRIR, Dr. Ir. Benito Heru Purwanto, M.S., M.Agr.Sc.
2014 | Skripsi | ILMU TANAHPenelitian ini dilakukan di Kebun Pendidikan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (KP4) Universitas Gadjah Mada, Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mempelajari pengaruh takaran campuran pupuk kandang kambing dan zeolit terhadap serapan N, P, dan K pada jagung manis di Inceptisol, Berbah Sleman. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan faktor tunggal perlakuan yang masing-masing sebanyak 3 ulangan. Faktor tunggal tersebut adalah takaran pupuk granul (campuran pupuk kandang kambing dan zeolit) yaitu PC0 (tanpa pemberian pupuk), PC1 (2,5 ton /ha), PC2 (5 ton/ha), PC3 (7,5 ton/ha). Data hasil analisis tanah dan pengamatan parameter tanaman dianalisis sidik ragam (analysis of variance) dan perlakuan yang menunjukkan beda nyata dianalisis dengan menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan tingkat signifikan 5 %. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk granul hasil yang signifikan terhadap berat tongkol berklobot sebesar 151,42 gram, berat tanpa klobot sebesar 122,68 gram, diameter tongkol berklobot sebesar 4,31 cm, panjang tongkol sebesar 15,79 cm, berat pipilan 100 biji sebesar 18,9 gram, serapan N dalam trubus sebesar 276,29 mg/tanaman, serapan fosfor akar sebesar 14,59 mg/tanaman, serapan fosfor trubus sebesar 91,57 mg/tanaman, serapan K akar sebesar 59,41 mg/tanaman, serapan K trubus sebesar 214,62 mg/tanaman yang tertinggi pada penelitian ini terdapat pada perlakuan dengan takaran 7,5 ton/ha (PC3).
This research was done in the Education, Research and Agricultural Development Farm (KP4) Gadjah Mada University at Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta. The aim of this research was to know the influence of mixed goat manure and zeolite to production and uptake of N, P, K sweet corn crops in Inceptisol, Berbah, Sleman. The trial design that was used in this research was the Randomized Complete Block Design (RCBD) with single treatment factors and three replications. The single factor was the granule (mixed goat manure and zeolite) that is PC0 (without granule manure), PC1 (2,5 ton /ha), PC2 (5 ton/ha), PC3 (7,5 ton/ha). The data analysis of soil and plant growth parameters was analyzed by multiformity investigation (analysis of variance) and the results showed significant differences using Duncan Multiple Range Test (DMRT) at significant levels of 5 %. The result showed that granule then manure result in significant cob with husk corn weight 151,42 grams, cob without husk corn weight 122,68 grams, cob diameters with husk corn 4,31 cm, cob length 15,79 cm, weight 100 grains 18,9 grams, absorption N plant canopy 276,29 mg/crop, absorption P root 14,59 mg/crop, absorption P plant canopy 91,57 mg/crop, and absorption K root 59,41 mg/crop, absorption K plant canopy 214,62 mg/crop was optimal in this research with a dose 7,5 ton/ha (PC3).
Kata Kunci : Inceptisol, pupuk kandang kambing, zeolit, jagung manis.