Laporkan Masalah

ANALISIS KEBIJAKAN PENATAUSAHAAN HASIL HUTAN KAYU DALAM IMPLEMENTASI SISTEM VERIFIKASI LEGALITAS KAYU DI KABUPATEN JEPARA

NOVI TRIYANTO, Wahyu Tri Widayanti, S.Hut., M.P.

2014 | Skripsi | MANAJEMEN HUTAN

Maraknya pembalakan liar mendorong pemerintah untuk membuat sebuah sistem yang dituangkan dalam regulasi Sistem Verifikasi Legalitas Kayu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui pelaksanaan kebijakan yang sudah diterapkan di kabupaten jepara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey untuk menilai efektivitas kebijakan dan kepatuhan pelaksana kebijakan. Penilaian efektivitas kebijakan berdasarkan teori Edward III, sedangkan analisis kepatuahan dokumen penatausahaan hasil hutan ditelusuri melalui rantai pasokan bahan baku kayu. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Penelitian dilakukan di Kabupaten Jepara dengan mengambil sampel beberapa industri dan pedagang kayu dalam jangka waktu Desember 2013 sampai Januari 2014. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara kepada responden. Responden dipilih sesuai dengan pengetahuan dan keterwakilan antara pelaku industri dengan pemerintah. Jumlah industri pengolahan kayu di Jepara sangat banyak. Sistem lacak balak asal usul kayu yang telah diterapkan belum dipatuhi secara konsisten, sehingga muncul permasalahan dalam mendapatkan sertifikat legal. Kepatuhan dokumen yang membuktikan legalitas kayu masih banyak diabaikan oleh industri. Permasalahan tersebut menjadi salah satu faktor terhambatnya penerapan kebijakan. Selain itu, ketersediaan tenaga kerja untuk legalitas dokumen kayu masih sangat kurang jika dibandingkan dengan jumlah industri di Jepara. Hasil penelitian menunjukkan nilai efektivitas kebijakan dan tingkat kepatuhan terhadap dokumen penatausahaan hasil hutan berdasarkan sampel yang dipilih di Kabupaten Jepara masih tergolong rendah. Kata Kunci : Analisis Kebijakan, Penatausahaan Hasil Hutan, Sistem Verifikasi Legalitas Kayu

Rampant illegal logging in Indonesia encouraged government to implement a Timber Legality Verification System. The purpose of this study was to examine the implementation of the policies that have been implemented in the district of Jepara. This was a qualitative research. The basic method used in this study was a survey method for assessing the effectiveness of policies and the compliance of policy targets. The effectiveness of the policy was assessed using the theory of Edward III, while the analysis document compliance of forest product timber traceability through the wood raw material supply chains. The analysis used in this study was a descriptive analysis. The study was conducted in the district of Jepara by selecting several processing industries in the period December 2013 to January 2014. Data collection was done through observation and interviews. Respondents were selected according to their knowledge and representation between industry players and the government institutions. There is a big number of wood processing industry in Jepara. The chain of custody of timber that has been applied has not followed consistently to the existing regulation. The problem of obtaining in the legal certificate is occurs. Compliance documents proving the legality of timber has been largely ignored by the industry. The problem becomes one of the factors that policy implementation. In addition, the availability of technical officers for the legality of timber document is lacking when compared to the number of industries in Jepara. The result showed the value of the effectiveness of policy and level of adherence to the document of administering forest product based on selected sample district Jepara classified as low. Keywords : Policy Analysis, Timber Tracking, Timber Legality Verification System

Kata Kunci : Analisis Kebijakan, Penatausahaan Hasil Hutan, Sistem Verifikasi Legalitas Kayu


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.