Laporkan Masalah

ANALISIS KERAPATAN STASIUN HUJAN PADA DAS OYO

DENO ISVHARA K., Prof. Dr. Ir. Fatchan Nurrochmad, M.Agr.

2014 | Skripsi | TEKNIK SIPIL

Data hujan diperlukan sebagai masukan utama dalam analisa hidrologi, baik untuk perencanaan maupun pengelolaan sumber daya air. Data hujan yang akurat diperlukan untuk mendapatkan ketelitian dalam analisis. Jumlah stasiun hujan, kerapatan dan pola penyebaran serta ketelitian dalam pencatatan data perlu diperhatikan agar memperoleh data hujan yang akurat. Penelitian ini dilakukan di Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan wilayah penelitian pada DAS Oyo yang bertujuan untuk mendapatkan jumlah stasiun yang optimal serta penyebarannya agar diperoleh data hujan yang benar-benar mewakili kedalaman hujan yang sebenarnya. Data-data yang dibutuhkan adalah data sekunder yang berupa peta DAS dan data hujan. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode Kagan, selanjutnya dilakukan penggambaran jaringan stasiun hujan berdasarkan jumlah stasiun yang telah didapat. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan nilai koefisien korelasi untuk hujan harian 0,316 dan hujan bulanan 0,785. Nilai koefisien korelasi yang terjadi relatif kecil, hal ini menunjukkan bahwa hujan yang terjadi bersifat setempat dan bervariasi sangat besar. Jumlah stasiun hujan pada DAS Oyo yang diperlukan untuk masing-masing kesalahan perataan 5% dan 10% pada hujan harian adalah 7 stasiun dengan kerapatan 106,55 km2/stasiun dan 3 stasiun dengan kerapatan 248,63 km2/stasiun, sedangkan untuk kesalahan 5% untuk hujan bulanan dibutuhkan 1 stasiun dengan kerapatan 745,88 km2/stasiun. Kata Kunci : Stasiun Hujan, Kerapatan, Metode Kagan

Rainfall data is needed as a major input in the hydrological analysis, both for planning and management of water recources. Accurate rainfall data needed to obtain accuracy in analysis. The number of rainfall stations, density and network pattern also accuracy of data recording are should be considered in order to obtain an accurate rainfall data. This study was conducted in Daerah Istimewa Yogyakarta, with area of research on Oyo Watershed that purpose to get the optimal number of rainfall stations and its network to retrieved data that actually represents the depth of the actual rain. The required data are secondary data such as a map of the Watershed and rainfall data. The analysis for network density of rainfall stations is calculated using Kagan method, then the network of rainfall stations is drawn based on the number of stations that have been obtained. Based on analytical result, the coefficient of correlation for daily rainfall is 0,316 and for monthly rainfall is 0,785. These values are relatively small, it indicates that the rain that occurred are varied. The number of rainfall stations at Oyo Watershed for each alignment error 5% and 10 % for daily rainfall are needed 7 stations with the density 106,55 km2/station and 3 stations with the density 248,63 km2/station. Meanwhile for alignment error 5% for monthly rainfall is only needed 1 station with the density 745,88 km2/station. Keywords : Rainfall station , density, Kagan method

Kata Kunci : Stasiun Hujan, Kerapatan, Metode Kagan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.