Laporkan Masalah

PEMANFAATAN CITRA QUICKBIRD DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI UNTUK PEMETAAN KUALITAS PERMUKIMAN DI KECAMATAN MERGANGSAN YOGYAKARTA KOTA

YOGI ISWANTORO, Drs. Retnadi Heru Jatmiko, M.Sc

2014 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SIG

Penelitian ini bertujuan membuat peta kualitas permukiman di Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, berdasarkan variabel – variabel yang diperoleh dari interpretasi citra resolusi tinggi (Quickbird) dan mengetahui manfaat dari teknik PJ dan SIG dalam menentukan penilaian kualitas permukiman secara spasial. Metode yang digunakan dengan 2 cara yakni dengan cara interpretasi citra Quickbird parameternya : kepadatan bangunan, kerapatan pohon pelindung jalan, tata letak permukiman, pola permukiman, lebar jalan masuk, dan kondisi jalan masuk. Menggunakan survei lapangan atau cek lapangan untuk memperoleh parameter antara lain : banjir, kualitas air minum, sanitasi, saluran limbah, dan tempat sampah. Kemudian kedua parameter tersebut diberi harkat dengan metode berjenjang tertimbang sesuai dengan kelasnya masing – masing. Acuhan untuk pemberian harkat ini berdasarkan Ditjen Cipta Karya dan Dinas Pekerjaan Umum. Langkah selanjutnya setelah pemberian harkat pada kedua parameter tersebut adalah overlay / tumpang susun pada kedua parameter tersebut. Kajian ini menghasilkan peta kualitas permukiman Kecamatan Mergangsan Kota Yogyakarta dimana terbagi menjadi 3 kelas yakni baik, sedang, dan buruk. Kualitas permukiman baik memiliki seluas 65,76 Ha, permukiman sedang dengan memiliki luas 117,62 Ha, dan untuk kualitas permukiman rendah daerah seluas 38,67 Ha. Dapat disimpulkan bahwa di daerah Kecamatan Mergangsan Kota Yogyakarta didominasi oleh daerah kualitas permukiman sedang. Kualitas permukiman baik berada di Kelurahan Keparakan dan Kelurahan Brontokusuman, sedangkan Kualitas permukiman buruk di dominasi di daerah – daerah yang berada di bantaran sungai. Untuk ketelitian hasil interpretasi Citra Quickbird memiliki ketelitian yang detail, ketelitian interpretasi Citra Quickbird 95 %. Setelah dilakukan uji ketelitian interpretasi diperoleh hasil untuk kepadatan permukiman 96,77%, pohon pelindung / kerapatan vegetasi 96,67%, tata letak permukiman 96%, lokasi permukiman 96,30%, lebar jalan masuk 100%, kondisi jalan masuk 96%.

-

Kata Kunci : Quickbird, interpretasi, survei lapangan, overlay, skoring.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.