PEMANFAATAN CITRA QUICKBIRD UNTUK PEMETAAN JALAN ALTERNATIF KEMACETAN LALU LINTAS DI SEBAGIAN KOTA SEMARANG (Studi Kasus : Jalan Arteri Kota Semarang Bagian Selatan)
WIDYA ANGGRAINI L, Drs. Zuharnen, M.S.
2014 | Skripsi | KARTOGRAFI DAN PENGINDRAAN JAUHPertumbuhan penduduk mempengaruhi perkembangan perkotaan yang di dukung dengan perubahan penggunaan lahan dan perkembangan transportasi. Perkembangan transportasi di dukung oleh sarana (pergerakan manusia dan lalu lintas) dan prasarana (jalan). Citra Quickbird skala detil memberikan informasi variasi obyek hingga median jalan sehingga dapat digunakan dalam kajian perkotaan, seperti kajian lalu lintas. Manajemen lalu lintas yang dapat dilakukan melalui teknologi sistem informasi geografis berupa rekomendasi alternatif jalan. Jalan arteri Kota Semarang bagian selatan digunakan sebagai jalur lalu lintas kota/kabupaten, antar kota dimana sering terjadi pertambahan jumlah kendaraan pada waktu tertentu dan berdampak pada kemacetan, yang ditandai dengan penurunan tingkat pelayanan sehingga perlu adanya rekomendasi jalan alternatif sebagai salah satu pilihan memecahkan masalah kemacetan. Tujuan penelitian yaitu (1) mengetahui persebaran kondisi arus kemacetan jalan arteri Kota Semarang bagian selatan. Kondisi arus sebagai barrier melalui network analyst sehingga menghasilkan rekomendasi jalan alternatif (2). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penggabungan teknik Penginderaan Jauh dan teknologi Sistem Informasi Geografi disertai data lapangan dan data sekunder. Teknik Penginderaan Jauh digunakan untuk interpretasi citra Quickbird berupa penggunaan lahan dan geometrik jalan. Teknik Sistem Informasi Geografi untuk pengolahan dan menganlisis data lapangan menghasilkan data spasial dan nonspasial. Data survei lapangan (jumlah kendaraan, kapasitas dan kualitas jalan) untuk menginformasikan volume lalu lintas dan kapasitas jalan yang menghasilkan tingkat pelayanan dan derajat kejenuhan. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui persebaran kondisi kemacetan sehingga dapat menentukan manajemen lalu lintas yaitu rekomendasi alternatif jalan berupa rute terdekat dari lokasi awal menuju tempat tujuan. Manajemen ini mempertimbangkan kondisi arus dan derajat kejenuhan sehingga terbentuk kategori manajeman dimana jalan disarankan dilewati atau dihindari. Alternatif jalan penghindar kemacetan menitikberatkan untuk pengguna sepeda motor dan kendaraan ringan. Kategori ini diterapkan dalam network analyst yang mempertimbangkan jarak tempuh terpendek dan meminimalkan persimpangan yang akan dilewati dengan hasil pemetaan alternatif jalan.
Population growth impact urban development that is to be supported with changes in land use and transportation development. Transportation development supported by utulities (the movement of people and traffic) and the infrastructure of roads. Quickbird image the scale of detail to provide information variation object to median that it can be used in urban studies, such as the study of traffic. Traffic management that can be done through Geographic Information System technology in the form of recommendations to alternative road. Arterial road of Semarang city the southern used as traffic-lane city/ district, inter-city where often occurs value added number of vehicles at a particular time and resulted in traffic jam, characterized by a decrease in LOS, so the need of recommendation the alternative roads as one of the options solve the problem of traffic jam. The purposes of this study are (1) knowing distribution current condition of traffic jam arterial road of Semarang city southern. Current conditions as of barrier by network analyst resulted in alternative road recommendation (2). The method of this study are method of marger Remote Sensing technique and Geographic Information System technology accompanied by field data and secondary data. Remote sensing techniques are used for the interpretation of image Quickbird in the form of lanuse and geometric roads. The technique of Geographic Information System for processing and analysis of field data to produce spatial and nonspatial. Data of field survey (the calculation of vehicles, capacity and quality of roads) to inform the traffic volume and road capacity, which resulted in LOS and DSratio. The result of this study are knowing the distribution conditions of traffic jams that it can identify the traffic management are the recommendation of alternative road are route nearest of the location of the start to finish. The management that considers the current conditions and DSratio so it formed category management where the road is passed or avoided. Alternative roads prevent the traffic jams focus to the user of motorcycles and light vehicle. This category applied in network analyst who considering Shortest of the distance traveled and at least be intersection to be accommodated with the results of the mapping of alternative roads.
Kata Kunci : Citra Quickbird, Kemacetan, Sistem Informasi Geografis, Pemetaan Jalur Alternatif