Laporkan Masalah

THE ROLE OF INFORMAL FINANCE INSTITUTION “SURENG MANUNGGAL SEJAHTERA” IN INCREASING RURAL HOUSEHOLD’S INCOME IN TEPUS SUBDISTRICT, GUNUNGKIDUL REGENCY

ARI AJI CAHYONO, Prof. Dr. Ir. Irham, M.Sc.

2014 | Skripsi | SOS.EK. PERTANIAN (AGROBISNIS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Keadaan aset dalam rumah tangga anggota SMS, (2) sumber pendapatan dan konstribusinya terhadap total pendapatan rumah tangga anggota SMS, (3) peran SMS (pinjaman) dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga anggotanya. Metode deskriptif analitis digunakan sebagai metode dasar penelitian ini. Interview yang terstruktur dilakukan untuk mengumpulkan data dari para responden dan diukur dengan menghitung persentase, rerata, dan uji t. Analisis tabel dilakukan untuk mengetahui kondisi aset dan pendapatan rumah tangga anggota SMS. Uji t dengan metode paired t-test dianalisis untuk mengetahui peran SMS terhadap peningkatan pendapatan anggotanya. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive untuk memilih lokasi penelitian dan acak untuk memilih responden. Jumlah responden yang diteliti adalah 30 orang yang mewakili 30 rumah tangga. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa anggota SMS rata-rata memiliki aset sebesar Rp 65.585.300,00 dan pendapatan sebanyak Rp 13.634.583,00 per tahun. Aset yang dimiliki para anggota bersumber dari tanah, rumah, kendaraan pribadi, dan peralatan elektronik. Sedangkan pendapatan rumah tangga diperoleh dari kegiatan onfarm, off-farm, dan non-farm. Hasil dari uji paired t-test menunjukkan bahwa SMS berperan dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga para anggota melalui pinjaman kambing. Pinjaman ini mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga anggota sebesar 3,64%. Pinjaman dalam bentuk uang (cash) tidak berperan dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga anggota dilihat dari segi penggunaan. Pinjaman cash yang diperoleh hanya digunakan untuk konsumsi kebutuhan sehari-hari dan peningkatan aset. Meskipun terdapat perbedaan peran, kedua jenis pinjaman SMS dinilai penting untuk membantu memperbaiki kondisi keuangan anggotanya.

This study aims to understand: (1) SMS member’s asset condition, (2) SMS member’s income sources and their contribution toward total household income, and (3) the role of SMS (loan) in increasing member’s household income. Descriptive analytical method was used as the basic method in this study. A well-structured interview schedule was conducted to collect data from the respondents and analysed using percentages, means, and t-test analysis. Cross-tab analysis was used to analyse household’s asset and income. Paired t-test was examined to know whether or not SMS takes a role in increasing household income. Purposive sampling method was applied to decide the study area while simple random sampling was employed to choose the respondents. Thirty respondents were taken as the sample of farmers. This study concludes that SMS member gain average household asset and annual income about Rp65,585,300 and Rp 13,634,583 respectively. The asset came from property, vehicle, electronic goods, and land. While the income came from on-farm, off-farm, and non-farm activity. Paired ttest showed that SMS takes a role in increasing member’s household income through goat loan programme. This loan can improve member’s household income by 3.64%. On the other hand, cash loan does not increase member’s household income by not giving additional income. Cash loan users allocate this loan only for daily consumption and asset expansion. Despite of their different role, both loans are considered as important aids to improve members’ financial situation.

Kata Kunci : SMS, peran, pinjaman kambing, pinjaman cash, pendapatan, dan aset


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.