PENGARUH TAKARAN PUPUK NITROGEN DAN SILIKA TERHADAP PERTUMBUHAN AWAL TEBU (Saccharum officinarum L.) PADA INCEPTISOL
RISVA APRIAN HARJANTI, Prof. Dr. Ir. Tohari, M.Sc.
2014 | Skripsi | AGRONOMIPercobaan ini dilaksanakan pada bulan April sampai Agustus 2013 pada inceptisol di Kebun Percobaan Tridarma, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh takaran pupuk silika dan takaran pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan tebu. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah takaran urea yaitu sebagai sumber unsur nitrogen terdiri dari 0 kg/ha, 150 kg/ha, 300 kg/ha, dan 450 kg/ha. Faktor kedua adalah takaran Si-PlusHS sebagai sumber unsur silika terdiri dari 0 kg/ha, 250 kg/ha, dan 500 kg/ha. Varietas yang digunakan dalam percobaan ini adalah Bululawang yang ditanam pada media inceptisol menggunakan polibag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, kehijauan daun, diameter batang, jumlah ruas, jumlah anakan, volume akar, panjang akar, berat segar tajuk, berat segar akar, berat segar total, berat kering tajuk, berat kering akar, berat kering total. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara nitrogen dengan silika yang diaplikasikan dan pada takaran 150 kg/ha urea dengan 250 kg/ha Si-PlusHS menunjukkan hasil yang baik pada variabel pertumbuhan tanaman yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, jumlah ruas, panjang akar, volume akar, berat segar tajuk, berat segar akar, berat segar total, berat kering tajuk, berat kering akar, berat kering total.
The research was conducted from April until August 2013 at field trial Tridarma, Faculty of Agriculture, Gadjah Mada University, Yogyakarta. The aim of the research was to study the effect of silica and nitrogen on sugarcane growth. The research was done by Completely Randomized Design with three replication. The first factor was urea dosage as nitrogen source consist of 0 kg/ha, 150 kg/ha, 300 kg/ha, 450 kg/ha. The second factor was Si-PlusHS dosage as silica source, consist of 0 kg/ha, 250 kg/ha, and 500 kg/ha. Variety of sugarcane which used is Bululawang which planted at inceptisol using polybag. The observation variables includes plant height, leaf number, leaf area, leaf greenness, stem diameter, internode number, seedlings, root volume, root length, shoot fresh weight, root fresh weight, total fresh weight, shoot dry weight, root dry weight and total dry weight. The result showed that there was an interaction between nitrogen and silicate on plant height, stem diameter, internode number, seedlings, total fresh weight, shoot fresh weight, root fresh weight, root dry weight and total dry weight. Dosage 150 kg/ha urea with 250 kg/ha Si-PlusHS performed well in the observation variables includes plant height, leaf number, leaf area, stem diameter, internode number, root length, root volume, shoot fresh weight, root fresh weight, total fresh weight, shoot dry weight, root dry weight and total dry weight.
Kata Kunci : silika, tebu, urea