PERAN LEBAR TEGAKAN DAN KERAPATAN AREA TOTAL HUTAN PANTAI Casuarina equisetifolia DALAM MENGURANGI KECEPATAN ANGIN DI PANTAI GUA CEMARA YOGYAKARTA
MUHAMMAD IQBAL, Dr. Erny Poedjirahajoe, M.P.
2014 | Skripsi | KONSERV. SUMBER DAYA HUTANPantai Gua Cemara termasuk ke dalam kawasan pantai rehabilitasi yang dilakukan oleh Fakultas Kehutanan UGM sejak tahun 1996. Casuarina equisetifolia dipilih sebagai tanaman rehabilitasi di Pantai Gua Cemara. C. equisetifolia memiliki tajuk yang besar dan rimbun juga daunnya yang berbentuk jarum mampu menahan laju angin laut yang melewatinya sehingga cocok dijadikan tanaman pemecah angin (windbreak). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengurangan rata-rata kecepatan angin laut oleh tegakan C. equisetifolia dan mengetahui perkalian antara lebar tegakan dengan kerapatan area total (W×Ad) tegakan C. equisetifolia yang paling efektif menurunkan rata-rata kecepatan angin laut. Penelitian ini dilakukan dengan membagi kawasan hutan pantai Gua Cemara menjadi 34 plot baris dengan lebar 10 m dan jarak antar baris sebesar 10 m. Petak ukur diletakkan secara systematic sampling di sepanjang plot baris. Data yang diambil berupa data tegakan dan data kecepatan angin. Data tegakan meliputi tinggi total pohon, tebal tajuk, lebar tajuk, panjang tegakan, lebar tegakan, dan Digital Hemispherical Photo (DHP). Data kecepatan angin meliputi data rata-rata kecepatan angin laut sebelum melewati tegakan C. equisetifolia dan setelah melewati tegakan C. equisetifolia. Data kecepatan angin dianalisis menggunakan Uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kecepatan angin laut yang melewati tegakan C. equisetifolia berkurang sebesar 6,79 m/s atau berkurang 90,61% dari kecepatan awal. Hal ini menunjukkan tegakan C. equisetifolia mampu mengurangi kecepatan angin laut secara signifikan. Tidak terdapat perbedaan signifikan antara beberapa kelas lebar tegakan dan total area density terhadap pengurangan rata-rata kecepatan angin laut. Nilai lebar tegakan dan total area densty C. equisetifolia terkecil sudah mampu untuk mengurangi kecepatan angin laut di hutan pantai Gua Cemara secara signifikan.
Gua Cemara beach included in the rehabilitation of coastal areas conducted by Faculty of Forestry Universitas Gadjah Mada since 1996. Casuarina equisetifolia chosen as the plant rehabilitation in Gua Cemara beach. C. equisetifolia has a huge and dense canopy with needle-shaped leaves which able to reduce velocity of sea breezes past that would make a windbreak plants. The purpose of this study was to determine the average reduction in average sea breeze velocity by C. equisetifolia standing and determine the most effective multiplication between the width of the stand and total area density (W×Ad) C. equisetifolia stands in reducing average sea breeze velocity. The research was conducted by dividing Gua Cemara coastal forest area into 34 line plots with 10 m width and 10 m spacing. Plots were placed with systematic sampling along the plot line. The data taken to get stands data and wind speed data. The stand data includes the height of stands of trees, canopy thickness, canopy width, stands long, stands wide, and Digital Hemispherical Photo (DHP). Wind speed data includes data on average sea breeze velocity before passing C. equisetifolia stands and after passing C. equisetifolia stands. Sea breeze velocity data were analyzed using paired t test. The results showed that the average sea breeze velocity that passes through C. equisetifolia stands is reduced by 6,79 m/s or 90.61 % of the initial one. This show C. equisetifolia stands able to reduce significantly the sea breeze velocity. There were no significant differences between some classes of C. equisetifolia width of stand and total area density against the reduction of average sea breeze velocity. The smallest C. equisetifolia width of stand and total area density has been able to reduce the sea breeze velocity in Gua Cemara coastal forests significantly.
Kata Kunci : hutan pantai, pemecah angin, kecepatan angin, Casuarina equisetifolia