IMPLEMENTASI PROGRAM MAHASISWA WIRAUSAHA DI UNIVERSITAS GADJAH MADA
MUGI RAHAYU WILUJENG, Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si
2014 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)Besarnya angka pengangguran terdidik menjadi persoalan yang pelik di Indonesia. Hal ini yang kemudian melatarbelakangi Dikti selaku kepanjangan tangan pemerintah membuat Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) yang bertujuan membentuk dan mengembangkan wirausaha-wirausaha baru berpendidikan tinggi dan memiliki pola pikir pencipta lapangan kerja. Program ini mulai diimplementasikan tahun 2009 di beberapa PTN dan PTS di seluruh Indonesia, termasuk di dalamnya UGM. CED (Center for Entrepreneurship Development) yang secara struktural berada dibawah koordinasi Direktorat Kemahasiswaan merupakan pelaksana inti PMW UGM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja implementasi PMW UGM dalam meningkatkan kemampuan kewirausahaan mahasiswa untuk menjadi pengusaha yang tangguh dan sukses menghadapi persaingan global dan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja PMW UGM tersebut. Dalam menilai kinerja implementasi PMW UGM, penelitian ini menggunakan indikator effect dan impact. Indikator effect meliputi Cakupan kelompok sasaran yang dapat dijangkau oleh program; Kesesuaian materi pelatihan dengan kebutuhan; Frekuensi pembinaan dan Compliance/kepatuhan mahasiswa dalam mengembalikan dana pinjaman. Sedangkan indikator Impact yang digunakan adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan mahasiswa, jejaring bisnis dan keberlanjutan usaha.Untuk variabel yang memperngaruhi implementasi kebijakan adalah komunikasi, struktur organisasi dan sumber daya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dekriptif, hasil penelitian ini menunjukan bahwa PMW UGM belum berhasil meningkatkan kemampuan kewirausahaan mahasiswa untuk menjadi pengusaha yang tangguh dan sukses menghadapi persaingan global. Terlihat dari realisasi kegiatan-kegiatan pokok hanya 1 kegiatan yang dinilai telah terlaksana dengan baik yaitu pelaksanaan pelatihan kewirausahaan. Pemberian pinjaman modal dan frekuensi pembinaan belum terlaksana dengan baik. Belum optimalnya pelaksanaan kegiatan-kegiatan tersebut berpengaruh pada keberhasilan program yang di interpretasikan dengan tercapainya indikator impact yakni keberlanjutan usaha yang belum mengalami perubahan signifikan. Berdasarkan data yang diperoleh dilapangan beberapa terdapat 3 faktor yang dinilai memperngaruhi belum efektifnya kinerja implementasi Program Mahasiswa Wirausaha di UGM, yaitu kurangnya intensitas komunikasi, ketidakjelasan struktur organisasi dan pembagian tugas; dan keterbatasan SDM.
The great unemployment number of people with high educational level in Indonesia has become a major serious problem. Due to this matter, DIKTI, as a governmental institution which has concerns on educational matters, initiates Entrepreneurship Students Program / Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) in order to create new entrepreneurs who are equipped with good educational background and have good visions, particularly providing job opportunities. The Program has been implemented since 2009 in several public and private universities in Indonesia, including Universitas Gadjah Mada (UGM). CED (Center for Entrepreneurship Development), under the coordination of UGM Students Directorate, has a role as the main implementer which is in charge to monitor the implementation of PMW UGM. This research aims to find out the achievement of PMW UGM implementation in improving the skills of student entrepreneurs to be tough and successful entrepreneurs in facing the global challenge and competition; and to see the factors which influence the achievement of PMW UGM. In terms of assessing and analyzing the achievement of PMW UGM implementation, the researcher used effect and impact indicator. The effect indicator consists of the coverage of target groups which can be reached by the program; the suitability of training modules as required; the capacity building frequency and the students’ compliance in returning the loan. Whereas, the impact indicator applied is the improvement of knowledge and skills in student entrepreneurship, business networks and the continuity of the business. As for the variable which influences the policy implementation is the communication, organizational structure and the resources. By applying the descriptive qualitative approach, the result of the research showed that PMW UGM has not succeeded in improving students entrepreneurship skills to be the tough and successful entrepreneurs and ready to face the global competition and challenge. The distribution of loan and the frequency of capacity building have not been implemented very well. Due to these factors, the achievement of the program which is interpreted by the achievement of the impact indicator, that is the continuity of the business, has not shown any significant changes. Based on the data obtained, there are three factors which are considered to influence the ineffectiveness of the achievement PMW UGM implementation, those are, the lack of communication; the unclear organizational structure and the task assignment; and the lack of human resources.
Kata Kunci : implementasi kebijakan, mahasiswa wirausaha, pendidikan