Laporkan Masalah

PERAN STAKEHOLDERS DALAM UPAYA PENATAAN PEDAGANG KAKI LIMA SARDJITO

QONITA NUR HAFIDHA, Drs. Hadriyanus Suharyanto, M.Si.

2014 | Skripsi | ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Keberadaan Pedagang kaki lima di Jalan Kesehatan depan RS Sardjito telah lama menimbulkan sejumlah dampak seperti kesemrawutan. Sejumlah kesemrawutan diantaranya masalah kemacetan serta mengganggu ketertiban dan keindahan tata ruang kota karena lokasi berjualannya yang menempati ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran yang dilakukan oleh masing-masing aktor terhadap upaya penataan pedagang kaki lima di jalan kesehatan. Kesemrawutan yang terjadi di jalan tersebut karena adanya pedagang kaki lima yang sampai sekarang masih belum dapat diselesaikan oleh stakeholders terkait Dasar pemikiran dari penelitian ini berpijak dari teori kebijakan publik dan peran stakeholders di dalamnya mengenai keberadaan pedagang kaki lima yang termasuk dalam pekerja di sektor informal yang dapat membantu dalam penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat yang kurang berpendidikan dan ketrampilan minim serta perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah, maka kebijakan pemerintah maupun aktor terkait sangat penting untuk menentukan keberlanjutan PKL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dengan beberapa aktor seperti Dinas Pasar dan Satpol PP kabupaten Sleman, DPPA dan SKKK UGM, RS Sardjito, LBH Yogyakarta dan Paguyuban PKL Sardjito. Juga dilakukan observasi dan dokumentasi untuk membantu mengungkap fakta-fakta di lapangan. Dari data yang diperoleh kemudian digunakan untuk penyusunan hasil analisa lebih lanjut. Dari hasil analisa menunjukkan bahwa peran yang dilakukan oleh aktor-aktor terkait dengan keberadaan PKL depan Sardjito yaitu UGM, RS Sardjito dan Kabupaten Sleman masih dalam proses dan kerjasama yang dilakukan oleh ketiga aktor tersebut belum terintegrasi terutama dalam menentukan arah kebijakan yang akan diambil karena masih adanya sikap lempar tanggung jawab untuk menyelesaikan permasalahan dan keruwetan akibat dari adanya PKL disana. Masukan yang dapat diberikan terutama bagi UGM adalah merumuskan kebijakan dan bertanggung jawab bersama dengan RS Sardjito dan Kabupaten Sleman dengan memindahkan PKL ke tempat yang tidak hanya legal tapi juga dapat membantu keberlanjutan PKL dengan tidak menghilangkan hak-hak ekonomi dan sosialnya.

The presence of many streets traders in Kesehatan Street which are located in front of Sardjito hospital have been caused some impacts, one of them is clutter. It takes some problems such as the traffic jam disturbing the beauty and tidiness of the city look because their location occupying the public area. The objective of the research is to find out the role can be done by each actors to the effort of structuring some street traders in Kesehatan Street. The clutter happens in Kesehatan Street because of the presence of many street traders which has not been solved of by some related stakeholders until now. The study of this research focuses on the public policy theory and the role of stakeholders related to it about the presence of many traders as the workers included as informal sector which can help in supplying the job vacancy for many society have low education and minimum skill who need get the attention from the government. So, the government policy and the related actor has important role in determining the continuance of street traders. The method used in this research is descriptive qualitative research method. The procedures of collecting data is done by interview method with some actors, such as Market agency Sleman and Satpol PP , DPPA and SKKK UGM, Sardjito, LBH Yogyakarta, and the Community of Sardjito Street Traders. In this research, the other methods used are observation and documentation to help uncovering the reality in the field. From the collected data, it can be used to arrange the result of further analysis. From the analysis data shows that the role of some related actors for the presence of street traders in front of Sardjito Hospital namely UGM, Sardjto Hospital and Sleman Regency are still on progress and the cooperation done by those actors has not been integrated particularly in determining the best policy took. It is because of those actors have bad responsibility in solving the problem and the clutter of presence street traders there. The suggestion given by those actors, especially to UGM is formulating the policy and having good responsibility integrated with Sardjito Hospital and Sleman Regency to displace street traders to the legal places so that can give their continuance of their life by not losing their economic and social rights.

Kata Kunci : PKL, Stakeholders, Peran, Kebijakan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.