EFEK BERKUMUR REBUSAN DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle Linn.) 10% TERHADAP PERTUMBUHAN Streptococcus α haemolytic PADA PLAK GIGI
SITI FATIMAH, Dr. drg. Juni Handajani, M.Kes., Ph.D
2014 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGIDaun sirih hijau (Piper betle Linn.) sebagai obat tradisioanal memiliki kandungan flavonoid, eugenol, kavikol, tanin, katekin, flour yang memiliki efek bakteriostatik. Flavonoid, eugenol, kavikol dan tanin mampu menghambat pertumbuhan bakteri dengan cara mengkoagulasikan protein bakteri sehingga permeabilitas dinding sel terganggu. Kandungan katekin dan fluor mampu mempengaruhi hidrofobisitas bakteri sehingga kemampuan adhesinya akan menurun. Plak gigi merupakan penyebab utama karies gigi dengan mikroorganisme sebagai komponen utama. Streptococcus α haemolytic merupakan salah satu mikroorganisme pada tahap awal pembentukan plak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek berkumur rebusan daun sirih hijau 10% terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus α haemolytic pada plak gigi. Dua puluh subjek perempuan usia 19-23 tahun, memiliki OHI-S baik dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok perlakuan diinstruksikan untuk berkumur dengan rebusan daun sirih hijau 10% dan kontrol berkumur dengan aquades selama 5 hari berturut-turut. Subjek diambil plaknya sebanyak 2 kali yaitu sebelum perlakuan dan pada hari ke-5 setelah perlakuan. Plak diambil sebanyak kurang lebih 1 mg kemudian ditanam pada media blood agar dan disimpan dalam inkubator bersuhu 370C selama 48 jam. Perhitungan koloni bakteri dilakukan dengan menggunakan colony counter, selanjutnya dikonversikan ke dalam satuan CFU/ml. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji independent T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna perbandingan kelompok perlakuan dengan kontrol (p<0,05). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa berkumur dengan rebusan daun sirih hijau 10% mampu menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus α haemolytic pada plak gigi.
Green betel leaf (Piper betle Linn.) as traditional medicine contains flavonoid, eugenol, cavicol, tannin, catechin, flour which have bacteriostatic effect. Flavonoid, eugenol, cavicol and tannin inhibit bacteria by coagulating the bacterial protein and distrupt permeability of cell wall. Cathechin and fluor contained in piper betle leaf can distrupt hidrofobicity of bacteria and distrupt the adhesion. Dental plaque is main cause of dental caries with microorganism as the main component. One of microorganism is Streptococcus α haemolytic as early stage bacteria in the plaque formation. The aim of this study was to assess the effect of gargling with 10% green betel leaves decoction against the growth of Streptococcus α haemolytic in dental plaque. Twenty female subjects aged 19-23 years old and had a good OHI - S were divided into 2 groups. The treatment group was instructed to gargle with 10% green betel leaves decoction and control group was gargled with distilled water for 5 consecutive days. Subject’s plaque was taken 2 times, first was before the treatment and second was on day 5 after treatment. Approximately 1mg plaque was collected and then cultured on blood agar media and incubated at 370C for 48 hours. Colony counter was used to count the bacterial colony and then converted into CFU/ml. The data was analyzed using independent T-test. The results of this study showed that there were significant different between treatment and control groups ( p < 0.05 ) . Based on this result, it can be concluded that gargled with 10% green betel leaves decoction could inhibit the growth of Streptococcus α haemolytic bacteria in dental plaque.
Kata Kunci : rebusan sirih hijau, Streptococcus α haemolytic, plak gigi