Laporkan Masalah

PENGATUR SUHU, KELEMBABAN, DAN PENCAHAYAAN PADA RUMAH KACA BERBASIS ARDUINO UNO R3

HASTUTI SULISTYA N, Budi Sumanto, S. Si, M.Eng

2014 | Tugas Akhir | D3 ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASI

Rumah kaca digunakan untuk pengembangbiakan tumbuhan baik untuk tujuan riset ataupun intensifikasi pertanian. Rumah kaca yang dibuat berdasarkan iklim Indonesia, di dalamnya berbagai besaran-besaran fisis cuaca bisa diatur, di antaranya: suhu, kelembaban tanah, dan intensitas cahaya dalam durasi penyinaran dari matahari. Sehingga rumah kaca tersebut tahan cuaca, artinya tidak bergantung pada cuaca lingkungannya. Indikator yang digunakan untuk menggerakkan sistem ini adalah sensor suhu, kelembaban, dan cahaya. Bila suhu di lingkungan tanaman melebihi batas normal (yang sesuai jenis tanaman), maka sistem akan menggerakkan kipas angin untuk menstabilkan keadaan suhu yang diinginkan, sedangkan bila kelembaban tanah lebih rendah daripada batas kelembaban yang ditentukan, sistem akan mengaktifkan pompa air untuk melakukan pengairan, dan pada siang hari cahaya sangat terik maka roof louver akan menutup untuk melindungi ruang di dalam rumah kaca agar cahaya matahari yang masuk tidak berlebihan.Sistem ini dikendalikan oleh satu pengendali yaitu mikrokontrolerArduino Uno Rev3. Hasil yang didapat pada sistem pengaturan suhu, kelembaban, dan pencahayaan secara otomatis sesuai dengan yang diinginkan yang nantinya dapat diterapkan pada rumah kaca sesungguhnya sehingga dapat memberikan hasil dan kualitas yang baik dari tanaman tanpa harus dilakukan secara manual oleh para petani Indonesia.

The green house is used to breed the crops for research purpose and agricultural intensification. The green house that has been made for Indonesian climate condition has the aspects that could be controlled include the temperature, soil humidity, light intensity and the duration of the sun to light the green house. That aspect of environmental control causing the green house operate independently which is not depend on its outside environment condition. The indicators that is used in the system are temperature sensor, humidity, and sun light intensity. Whether the temperature in the green house is exceeding set point, the systemwill operating a fan to stabilize temperature condition. In the condition where the soil humidity less than set point, system will operate water pump to irrigate. In the afternoon condition where the intensity of sun light is relatively high, the roof louver will be activated to protect the green house from high sun light intensity. The system is controlled by Arduino Uno R3 microcontroller. The result that will get from temperature, humidity, and automatic sun lighting level then could be applied in the real green house system which could give the best result for the agricultural crop instead of using conventional and old way for the farmers in Indonesian.

Kata Kunci : Rumah kaca, Besaran Fisis Cuaca, Arduino Uno Rev3


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.