Laporkan Masalah

PERKEMBANGAN PERMUKIMAN MAHASISWA DI SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS DIPONEGORO DI TEMBALANG, SEMARANG

ADEFIRA PRIBA PUTRA, Ir. Leksono Probosubanu, MURP., Ph.D

2014 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Universitas merupakan suatu komunitas kecil yang mampu menjadi pemicu tumbuhnya kawasan perkotaan disekitarnya (Febriyanti, 2009), dalam hal ini adalah Universitas Diponegoro. Aktivitas Universitas Diponegoro saat ini berada di dua wilayah berbeda, namun rencananya akan dipusatkan di Kampus Tembalang. Kawasan Tembalang telah mengalami perkembangan cukup signifikan sejak awal berdirinya Universitas Diponegoro. Melihat kondisi tersebut Kawasan Tembalang dapat dikatakan sebagai kawasan yang padat dan akan terus tumbuh mengingat jumlah mahasiswa yang bertambah setiap tahunnya. Namun dengan bertambahnya jumlah fakultas pada tahun 2010, maka akan meningkatkan aktivitas di Kawasan Tembalang. Penambahan kegiatan pada kawasan yang sudah berkembang menjadi kawasan padat penduduk, tentunya meningkatkan dampak terhadap perkembangan kawasan tersebut dan tidak menutup kemungkinan dapat menimbulkan penurunan kualitas lingkungan. Hasil penelitian kemudian diperoleh dampak adanya penambahan kegiatan perkuliahan Universitas Diponegoro di Kampus Tembalang mempengaruhi perkembangan lingkungan sekitarnya, khususnya mempengaruhi perkembangan permukiman mahasiswa. Perkembangan tersebut mengikuti arah dan pola jaringan jalan utama. Perubahan fungsi bangunan dan perubahan tipe rumah sewa juga banyak ditemui disekitar kampus. Terjadinya perkembangan di suatu kawasan tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor, dalam penelitian ini yaitu jumlah mahasiswa yang ada, kondisi ekonomi mahasiswa serta mobilitas mahasiswa.

University is a small community that is able to trigger the growth of the urban area surrounding (Febriyanti, 2009), in this case is Diponegoro University. Diponegoro University activities currently located in two different areas, but the plan will be centered on Kampus Tembalang. Tembalang area has experienced significant growth since its inception Diponegoro University. Seeing these conditions Tembalang area can be regarded as a dense region and will continue to grow given the increasing number of students every year. However, with the increasing number of faculty in 2010, it will increase activity in the Tembalang area. Increased activity in the area has been developed into densely populated areas, of course, increase the impact on the development of the region and it is possible to cause environmental degradation. The results of the study and then acquired the additional impact of Diponegoro University lectures on Kampus Tembalang affect the development of the surrounding environment, particularly influenced the development of student settlement. These developments follow the direction and pattern of the main road network. Function alteration of the building and change the type of boarding houses also commonly found around campus. The developments in the region must be influenced by several factors, in this research that there are many students, student economic conditions and student mobility conditions.

Kata Kunci : perkembangan, permukiman mahasiswa, Tembalang, Universitas Diponegoro


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.