PEMBUATAN MODEL FISIK DAN UJICOBA PENGGERAK POMPA PNEUMATIC SPRAYER BERTENAGA SURYA
TRI BAYU COKROYOSO DIPURO NITI, Dr. Bambang Purwanta, M.Agr
2014 | Skripsi | TEKNIK PERTANIANSprayer merupakan alat pengendali hama yang berfungsi memecah cairan menjadi tetesan kecil (droplets) dan mendistribusikan secara merata pada objek yang dilindungi. Sprayer dengan tenaga elektrik dirancang untuk dioperasikan dengan baterai yang pengisian arus listriknya dilakukan dengan menggunakan panel surya. Pembuatan model fisik sprayer elektrik ini bertujuan memanfaatkan energi matahari yang melimpah dan terbarukan guna pengendalian hama dan penyakit tanaman dengan konsep ramah lingkungan. Metode penelitian diawali dengan studi pustaka untuk mendapatkan ide desain model fisik penggerak pompa pneumatic sprayer bertenaga surya. Model dirancang dan dirangkai di laboraturium untuk pengambilan data yang meliputi arus listrik, debit sprayer dan intensitas sinar matahari disertai pendekatan analisis ekonomis. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebuah model penggerak pompa pneumatic sprayer dengan sel surya 10 wp, baterai 12 V 7,2 Ah yang digunakan untuk penggerak pompa portabel dengan tegangan kerja 12 V, arus listrik 3-4 A dan tekanan kerja maksimal 17,5 bar. Komponen sprayer meliputi tangki dengan dimensi tinggi 71 cm, diameter tabung 22 cm, 1 buah kran, panjang selang 116 cm, panjang batang 78,5 cm, volume tangki 11 liter dan nozzle berjenis solid cone nozzle satu pancaran. Dari uji coba diperoleh bahwa semakin tinggi intensitas cahaya yang diterima panel surya semakin singkat waktu pengisian, maka arus yang masuk dalam baterai bisa mencapai nilai sebesar 0,62 A dan tegangan 20,3 Volt. Debit keluaran oleh nozzle pada tekanan 6-3kg/cm2 rata-rata 19-20 ml/s. Efisiensi pengisian baterai maksimal 13,14% pada intensitas sinar 89700 Lux dan untuk efisiensi kinerja pompa 23,65%. Besarnya biaya operasional adalah Rp 5.900.826 / Rp 19.669, 00 per jam atau Rp 189.129 / ha.
Sprayer is a pest control device that serves to break up the liquid into small droplets and distribute evenly on the protected object. The pneumatic sprayer could be operated with battery charged previously by the solar cells which converts solar energy into electrical energy. The aim of research was utilizing renewable solar energy to control pests and deseases of plant. For the first step, a literature searching was done to obtain idea about physical design of pneumatic sprayer. The model of a pneumatic sprayer pump battery charging was constructed at the Energy and Machine Laboratory of the faculty. Data about electric current from solar cell, debit of spraying and solar intensity were gathered. Aproximate economics calculations of model operational cost was done. The results obtained are a model of sprayer with 10 wp solar cell and 12 V 7.2 Ah battery. A portable electric air pump with a working voltage of 12 V, the current range of 3-4 A and maximum working pressure of 17.5 bar. A pneumatic sprayer consist, tank with dimensions of 71 cm high and 22 cm diameter with capacity 11 liter water, 1 piece faucet, hose length of 116 cm , 78.5 cm stem length, and nozzle manifold with a solid cone nozzle jets. The performance testing indicated the higher the intensity of light received by the solar panels, the shorter will the charging time. The electrical current into battery can reach a value of 0.62 A and a voltage of 20.3 V. Debit from the nozzle at a pressure of 6-3kg/cm2 attain of 18-20 ml/s. The efficiency of battery charging maximum 13,14% for solar intensity 87600 Lux and 23,65 % for pump perfomance. The amount of annual operating cost was Rp 5.900.826,-. Operating costs Rp 19.669,- per hour or Rp 189.129 / ha
Kata Kunci : model, pneumatic sprayer, panel surya, listrik