Laporkan Masalah

PENGARUH JENIS DAN TAKARAN PUPUK NITROGEN TERHADAP HASIL WIJEN (Sesamum indicum L.) DI LAHAN PASIR PANTAI

DEDI PRANTORO, Dr. Ir. Taryono., M.Si.

2014 | Skripsi | AGRONOMI

Wijen tergolong dalam bahan makanan yang bermutu tinggi dan mudah dibudidayakan, tetapi hasil dan daya saing wijen yang rendah menjadikannya dibudidayakan di lahan yang kurung subur, seperti lahan pasir pantai. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan jenis dan takaran pupuk nitrogen yang sesuai bagi tanaman wijen (Sesamum indicum L.) yang ditanam di lahan pasir pantai agar hasilnya meningkat. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2013 hingga Juli 2013 di dalam polibag di lahan pasir Pantai Pandan Sari, Bantul, Yogyakarta, sedangkan analisis pertumbuhan dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanaman, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap Faktorial 3x4 dengan 1 kontrol sehingga terdapat 13 perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali. Faktor pertama adalah jenis pupuk nitrogen yaitu pupuk nitrogen dalam bentuk urea biasa, nitrogen yang terenkapsulasi dalam resin, dan nitrogen yang terenkapsulasi dalam asetaldehid. Faktor yang kedua adalah takaran pupuk nitrogen 0; 22,5; 45; dan 67,5 kg N/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemupukan dengan pupuk kandang saja dalam arti tanpa penambahan pupuk nitrogen anorganik mampu meningkatkan tinggi tanaman, kandungan klorofil, luas daun, bobot segar akar, dan bobot kering akar wijen. Penggunaan enkapsulasi nitrogen dalam asetaldehid dan takaran nitrogen hingga 45 kg N/ha mampu meningkatkan diameter batang, bobot segar tajuk, bobot kering tajuk, bobot segar total, dan bobot kering total wijen. Kombinasi terbaik antara penggunaan jenis dan takaran pupuk nitrogen terlihat pada pemupukan nitrogen yang terenkapsulasi dalam asetaldehid takaran 45 kg N/ha karena mampu meningkatkan bobot segar polong, bobot kering polong, indeks panen, dan hasil wijen berturut-turut 47,26 g; 17,01 g; 0,36; dan 2,2 ton/ha.

Sesame is a high qualifying food crop which easy to be cultivated. However, the low productivity and competitiveness of sesame makes sesame grown in unfertile land, such as sandy coastal area. The aim of this study is to determine the types and dosages of nitrogen fertilizer which is appropriate to sesame (Sesamum indicum L.) in sandy coastal area in order to increase sesame yield. The research is conducted in April 2013 to July 2013 in polybag at Pandan Sari Beach, Bantul, whereas growth analysis is carried out at the Laboratory of Plant Science, Department of Agriculture Cultivation, Faculty of Agriculture, Gadjah Mada University, Yogyakarta. This research which consist of 3 x 4 factorial and 1 control was arranged in Randomized Complete Block Design with 4 replications as blocks. The first factor is types of nitrogen fertilizer which are nitrogen fertilizer in the form of ordinary urea, nitrogen encapsulated in resin, and nitrogen encapsulated in acetaldehyde. The second factor is dosages of nitrogen fertilizer i.e. 0; 22.5; 45.0, and 67.5 kg N/ha, whereas control means without an application both organic and an-organic fertilizer. The result showed that organic fertilization alone was able to increase plant height, chlorophyll content, leaf area, root fresh weight, and dry weight. The use of nitrogen encapsulated in acetaldehyde and nitrogen dosages up to 45 kg N/ha could increase stem diameter, shoot fresh weight and dry weight, total fresh weight and dry weight. The application of 45 kg/ha urea encapsulated in acetaldehyde was able to increase the fresh weight and dry weight of pods, harvest index, and sesame yield respectively 47.26 g; 17.01 g; 0.36, and 2.2 tons / ha.

Kata Kunci : jenis, takaran, nitrogen, wijen (Sesamum indicum L.), pasir pantai


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.