Laporkan Masalah

SNOEZELEN ROOM THERAPY MEDIA TERAPI UNTUK MELATIH PELUANG RELAKSASI PADA ANAK AUTIS DI YAYASAN BINA ANGGITA YOGYAKARTA

RIA PANGESTIKA A, Ardhi Wicaksono, S.Kom

2014 | Tugas Akhir | D3 ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASI

Semakin cepatnya pertambahan kelahiran anak dengan sindrom Autism, tentu diperlukan penanganan yang tepat untuk mengatasi atau membekali para penyandang Autis untuk dapat berbaur dengan masyarakat normal. Salah satu caranya yaitu dengan memberikan suatu terapi yang rutin untuk membantu memberikan stimulasi (rangsangan). Pada Snoezelen Room Therapy, masing-masing alat memiliki fungsi dan perannya masing-masing tetapi keseluruhan sistem memiliki peran yang sama yaitu untuk menimbulkan peluang relaksasi pada anak Autis. Alat pertama bekerja untuk memberikan stimulasi pada perkembangan gerak motorik kasar dengan melatih gerakan melangkahkan kaki, alat kedua bekerja untuk melatih dan mengembangkan gerak motorik halus dengan melatih memindahkan posisi tangan ketika menekan push button. Pada alat terakhir digunakan untuk melatih kemampuan komunikasi dan kontak mata dengan media terapi suara yang ditampilkan pada indicator LED. Respon yang diberikan oleh anak pengidap Autis di Yayasan Bina Anggita cukup positif. Mereka menunjukkan dengan adanya rasa antusias, ketertarikan dan perasaan senang pada saat melakukan terapi.

The more rapid increase in the birth of a child with Autism syndrome, proper treatment would be required to overcome or equip people with autism to be able to blend in with normal society. One way is to provide a therapeutic routine to help provide stimulation. In Snoezelen Therapy Room, each tool has its function and role of each but the whole system has a similar role is to cause autism in children relaxation opportunities. The first tool works to stimulate the development of gross motor movement with the foot train movements, the second tool works to train and develop fine motor movement with the train moving hand position when pressing the push button. In the last tool used to train communication skills and eye contact with the media sound therapy that is displayed on the LED indicator. Responses given by the children with autism in Yayasan Bina Anggita quite positive. They indicate the presence of enthusiasm, excitement and a sense of excitement at the time of treatment.

Kata Kunci : Perkembangan gerak motorik, Kemampuan komunikasi dan kontak mata


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.