Laporkan Masalah

EFEKTIVITAS PENGELOLAAN SAMPAH MANDIRI DI PASAR INDUK BUAH DAN SAYUR “GEMAH RIPAH” GAMPING, SLEMAN, YOGYAKARTA

FRANSISCA ANDIRA W, Ir. Kawik Sugiana, M.Eng., Ph.D.

2014 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Penanganan sampah dalam suatu kota atau wilayah merupakan tanggung jawab seluruh penduduk kota atau wilayah tersebut, baik pihak pemerintah maupun masyarakat, seperti halnya yang telah dilakukan oleh Pasar Buah Gemah Ripah, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman dalam proses pengumpulan sampah hingga pengolahannya yang bekerja sama dengan pihak Waste Refinery Center UGM. Pasar tersebut telah berhasil mengolah limbah buah busuk menjadi biogas yang dapat digunakan untuk mensuplai kebutuhan listrik di pasar tersebut dan digunakan sebagai pengganti Liquid Petroleum Gas (LPG) untuk memasak. Program ini sangat bermanfaat dalam mengurangi sampah sesuai dengan UU No 18 Tahun 2008 tentang PengelolaanSampah. Penelitian ini mengkaji efektivitas pengelolaan sampah dalam uji coba sistem waste to energy di Pasar Gemah Ripah dan dilakukan dengan metode deduktif kualitatif-kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah pengelolaan sampah di Pasar Gemah Ripah belum efektif karena belum dapat memenuhi kebutuhan listrik di pasar tersebut. Untuk dapat memenuhi kebutuhan listrik di pasar ini diperlukan bahan baku tambahan yang dapat diperoleh dari sampah organic pasarpasar yang lain dan kotoran ternak. Hal ini berarti dapat terjalin kerja sama dengan pihak pasar di sekitar maupun dengan peternakan di sekitar Pasar Gemah Ripah ini. Program ini memiliki prospek yang sangat bagus apabila dapat berlangsung secara kontinyu dan hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai pengganti listrik PLN. Namun agar proses itu berjalan diperlukan ketersediaan bahan baku yang mencukupi, teknologi yang canggih, modal yang cukup serta sumber daya manusia yang mumpuni.

Waste management in a region is the responsibility of the entire community, both of government and society, as has been done by Gemah Ripah Fruits Market, Gamping Sub district, Sleman Regency, in the process of waste collection until processing, in collaboration with Waste Refinery Center UGM.This market was successfully done processing rotten fruit waste material into biogas that can be used to supply electricity for the market and to use as a Liquid Petroleum Gas (LPG) substitute for cooking.This program is very useful in reducing waste in accordance to Law number 18 of 2008 about Waste Management. This research was intended to analyze effectiveness of waste management for trial-system of waste to energy in Gemah RipahMarket and done by using qualitativequantitative deductive method of observation. The result of this research is that the waste management in Pasar Gemah Ripah not effective yet because it cannot fulfils the demand of electricity in the market. In order to fulfill the demand of electricity in the market required additional materials which can be obtained from organic waste’s another market and livestock manure. This means it can be established in cooperation with another markets and the farms around Pasar Gemah Ripah. This program has good prospect if it can do continuously and the results can be used to substitute the state electricity. However, it will be necessary to allow the availability of raw materials, advanced technology, sufficient capital and qualified manpower.

Kata Kunci : Sampah , Efektivitas , Pasar Gemah Ripah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.