MANAJEMEN JARINGAN DALAM PILKADA (Studi Kasus: Kerjasama antara Pasangan Calon Kepala Daerah “Junaedi –Mukti Agung Wibowo†dengan Kiai sebagai Strategi Kampanye dalam Pemenangannya pada Pilkada Kabupaten Pemalang Tahun 2010)
ELDO ESFANDYARI, Dra. Ratnawati, SU
2014 | Skripsi | ILMU PEMERINTAHAN (POLITIK DAN PEMERINTAHAN)Pentas Politik Pilkada di Kabupaten Pemalang tahun 2010 yang dimenangkan oleh pasangan “H. Junaedi – Mukti Agung Wibowo†merupakan ajang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang menarik untuk diteliti. Kemenangan pasangan yang fenomenal ini memanfaatkan kharisma dan pengaruh kiai dalam penggalangan massa untuk merebut kursi Bupati dan Wakil Bupati. Penelitian tentang Pilkada ini dilakukan untuk mengetahui bekerjanya manajemen jaringan antara pasangan calon bupati dan wakil bupati dengan kiai dalam penggalangan massa. Jaringan yang berperan dan beraktifitas sesuai peran alamiah kiai dalam lingkungan domisili yang islami. Teori Manajemen Jaringan digunakan untuk mengetahui strategi kampanye politik dengan menerapkan indikatornya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus. Tehnik pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara narasumber terpilih dengan metode ‘snowball sampling’ dan studi dokumentasi. Analisa data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan dan membuat suatu kesimpulan data yang diperoleh dari hasil observasi berdasarkan indikator kunci Teori Manajemen Jaringan,berupa aktifitas identifikasi penyatuan persepsi dan potensi, kemudian penyusunan tata aturan kerja dan pemberian sarana interaksi. Hasil penelitian yang dilakukan melalui analisis Teori Manajemen Jaringan yaitu diperolehnya pengetahuan baru, berupa kerja sama dalam pilkada yang dikelola dengan manajemen jaringan. Peneliti menemukan suatu nilai utama yang unik yang sangat berperan dalam pilkada tersebut yaitu suatu ikatan persaudaraan. Ikatan persaudaraan itu sangat mendukung kerja sama pasangan calon dan kiai, yang dapat dikelola dengan lebih mudah melalui manajemen jaringan, terutama dalam menyatukan persepsi, membentuk aturan kerja sama, dan melakukan pengawasan aktifitas di lapangan.
Performance of Head of District’s Electoral in Pemalang regency in 2010 were won by \\" H. Junaedi - Mukti Agung Wibowo \\" the selection of the Regent and Vice Regent are interesting to study . Victory of the phenomenal couples utilizing charisma and clerical influence in increasing the mass to seize the seat of the Regent and Vice Regent . Research about the election of regent was conducted to detect the operation of the network management between candidate of the regent and vice- regent with clerics in mass mobilization. Network whose has role and activities according to the natural environment of clerics on Islamic domicile . Network Management theory is used to detect the political campaign strategy by applying the indicator. This research used qualitative methods with case studies . Data collection techniques was conducted by selected informant interviews with the method of ' snowball sampling ' and study documentation . Data analysis was conducted by reducing , presenting and making a conclusion of data obtained from the observation of key indicators based on Theory Management Network , like an activity identification of perception, potential , the rules arrangement and present the interaction tool . The results of research which conducted by the analysis of Network Management Theory is obtaining new knowledge , like a cooperation in the elections which managed by network management. Researchers found a unique major value which have a role in the election that is a bond of brotherhood . Bond of brotherhood was very supportive the cooperation between candidate pairs and clerics, which can be managed more easily by network management , especially in integrating perception , establish the rules of cooperation , and conduct surveillance field activities.
Kata Kunci : Manajemen Jaringan, Pilkada Kabupaten Pemalang tahun 2010, Kiai, Ikatan Persaudaraan.