Laporkan Masalah

PEMBUATAN MODEL TIGA DIMENSI CANDI GEBANG MENGGUNAKAN METODE FOTOGRAMETRI JARAK DEKAT

I NYOMAN HENDY G.J, Bambang Kun Cahyono, ST., M.Sc.

2014 | Skripsi | TEKNIK GEODESI

Perlindungan terhadap Cagar Budaya didukung oleh kegiatan pendokumentasian dalam rangka mencegah terjadinya perubahan keasliannya. Pendokumentasian Cagar Budaya dapat dilakukan dengan menggunakan fotogrametri jarak dekat. Metode fotogrametri jarak dekat menjadi semakin cepat, efektif, dan fleksibel dalam pembentukan model tiga dimensi yang menggunakan foto sebagai salah satu sarana pengukuran, sehingga melakukan pemodelan tiga dimensi (3D) yang digunakan untuk pendokumentasian Candi Gebang, dengan patung Ganesha sebagai karakteristik Candi Gebang, dimana nilai resolusi spasial yang dihasilkan adalah kurang dari 5mm. Tahapan yang dilakukan pada proyek ini, yaitu pengukuran koordinat Ground Control Point (GCP) sebagai titik kontrol dan Independent Check Point (ICP) sebagai titik cek. Pemotretan Candi Gebang dilakukan secara radial dengan jarak rata-rata adalah 10 meter. Kalibrasi kamera menggunakan metode field calibration dengan Ringed Automatically Detected (RAD) Coded sebagai target. Parameter-parameter orientasi dalam adalah hasil dari kalibrasi kamera yang digunakan untuk memperbaiki geometri foto pada proses orientasi dalam. Ground Control Point (GCP) dipasang pada setiap foto secara manual untuk membantu proses orientasi luar dalam menentukan posisi kamera dari setiap foto. Pembuatan stereo matching dilakukan secara otomatis pada PhotoModeler Scanner menggunakan metode SmartMatch. Point clouds diciptakan dari foto-foto yang bertampalan dengan pemilihan b/h ratio mendekati 0,3 dan point clouds diciptakan pada kerapatan 35mm. Model tiga dimensi diciptakan oleh Triangulated Irregular Network (TIN) dengan acuan point clouds. Kontrol kualitas dari model tiga dimensi menggunakan Independent Check Point (ICP), dengan cara membandingkan koordinat model dengan koordinat tanah. Penambahan model tiga dimensi (Mesh) diciptakan pada proyek yang terpisah, sehingga penambahan model tiga dimensi dengan cara transformasi koordinat model yang baru, dimana koordinat Candi Gebang sebagai acuan. Hasil akhir dari proyek ini adalah tersedianya model tiga dimensi Candi Gebang dengan bentuk karakteristik dari Candi Gebang yaitu patung Ganesha disisi barat. Pengujian dari model tiga dimensi, dilakukan dengan cara membandingkan koordinat model dengan koordinat tanah, yaitu menggunakan koordinat Independent Check Point (ICP) dengan kesalahan rata-rata adalah 0,001 meter, dimana nilai Ground Sampling Distance (GSD) adalah 1,26mm. Kata Kunci : Fotogrametri jarak dekat, Cagar Budaya, Candi Gebang, kamera non-metrik, PhotoModeler Scanner, SmartMatch.

Protection of Cultural Heritage of activities supported by the documentation in order to prevent changes in its authenticity. Documentation of Cultural Heritage can be done using close range photogrammetry. Close range photogrammetry methods become increasingly fast, effective, and flexible in the formation of three-dimensional model using the photo as one means of measurement, so the modeling threedimensional (3D) is used for documenting Gebang temple, with a statue of Ganesha as characteristic Gebang temple, where the value of the spatial resolution is less than 5mm. The Steps in this project,are the measurement coordinate Ground Control Point (GCP) as the control point and Independent Check Point (ICP) as a check point. Taking photos of Temple Gebang performed radially with the average distance is 10 meters. Camera calibration using field calibration method, with Ringed Automatically Detected (RAD) Coded as a target. Interior Orientation Parameters (IOPs) are the result of camera calibration is used to correct the geometry of the photo on the interior orientation process. Ground Control Point (GCP) mounted on each photo manually to assist in determining the exterior orientation of the camera position of each photo. Making stereo matching is done automatically on PhotoModeler Scanner using SmartMatch method. Point clouds are created from overlapping photos with the selection of b/h ratio approaching 0.3 and density point clouds created on 35mm. Three-dimensional model was created by Triangulated Irregular Network (TIN) with the reference point clouds. Quality control of three-dimensional model using Independent Check Point (ICP), by comparing the coordinates model with ground coordinates. The addition of three-dimensional model (mesh) was created in a separate project, so the addition of three-dimensional model by transformation the coordinates of the new model, in which the coordinates Gebang Temple as a reference. The final result of this project is the availability of three-dimensional model of the Gebang Temple with the characteristic shape of the temple Gebang, west side is a statue of Ganesha. Tests of the three-dimensional model, is done by comparing the model coordinate to ground coordinate, which uses the coordinates of Independent Check Point (ICP) with an average error is 0.001 meters, where the value of Ground Sampling Distance (GSD) is 1.26 mm. Keyword : Close range photogrammetry, Cultural Heritage, Gebang Temple, Non-Metric Camera, PhotoModeler Scanner, SmartMatch.

Kata Kunci : Fotogrametri jarak dekat, Cagar Budaya, Candi Gebang, kamera non-metrik, PhotoModeler Scanner, SmartMatch, Close range photogrammetry, Cultural Heritage, Gebang Temple, Non-Metric Camera, PhotoModeler Scanner, SmartMatch


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.