Civilization versus Savagery in William Golding’s Lord of the Flies
FRANSISCA AMELIA, Drs. Djoko Moerdiyanto, MA.
2014 | Skripsi | SASTRA INGGRISTujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa tidak adanya pembatasan dari masyarakat dapat menyebabkan kejatuhan keberadaban dan kecenderungan mereka untuk berkelakuan sesuai insting primitifnya. Objek penelitian ini adalah novel karya William Golding, Lord of the Flies, yang dipilih untuk dianalisis karena merupakan salah satu dari karya sastra klasik yang berharga untuk dipelajari secara mendalam di seluruh dunia, sehingga karya ini diklaim dengan Nobel Prize for Literature pada 1983. Novel ini mendramatisir kondisi manusia di dunia, dimana novel in membawa topik mengenai dorongan keberadaban dan kebiadaban. Untuk mencapai tujuan penelitian, peneliti melakukan analisis dengan menggunakan teori Sigmund Freud mengenai Id, Ego dan Superego. Teori ini digunakan untuk melihat perubahan psikologis karakter utama, yaitu Jack, Ralph dan Simon, yang mana ketiganya menggambarkan konflik antara keberadaban dan kebiadaban. Peneliti telah menemukan bahwa konflik antara keberadaban dan kebiadaban terkait dengan tidak adanya pembatasan masyarakat. Dengan demikian, hasil penelitian mengklarifikasikan bahwa masyarakat, khususnya peranan sejenis orangtua menekan dorongan-dorongan insting primitive dan membangun manusia yang sehat secara mental dan tetap pasa keberadabannya. Kata Kunci : keberadaban, kebiadaban, pembatasan masyarakat
The objective of this study is to prove that the absence of society restraints can cause the falling of civilization instinct and leading people to act according to their primitive instincts. The object of the study is William Golding’s Lord of the Flies, which is chosen to be analyzed because it has been regarded as a classic literature worthy of in-depth analysis around the world that it is awarded with Nobel Prize for Literature on 1983. Its dramatizing story illustrates the human condition in the world of today in which it brings in the topic of civilizing and barbarizing instinct. In order to answer the objective, the researcher conducted the analysis using Sigmund Freud’s theory of Id, Ego and Superego. The theory is used to see the main characters’ changing psychological, namely Jack, Ralph and Simon who illustrates the conflict of civilization and savagery. The researcher found the conflicts between civilization and savagery which are related to the absence of society restraints. The findings thus clarify that the society, especially parental agency plays a significant role to suppress the instinctual drives and construct a mentally healthy, civilized man. Keywords : civilization, savagery, social restraint
Kata Kunci : keberadaban, kebiadaban, pembatasan masyarakat