IDENTIFIKASI BUAH BERBASIS AROMA MENGGUNAKAN SENSOR GAS TERINTEGRASI KOLOM PARTISI
WAHYU SATRIA LITANANDA, Ir. Sunarto Ciptohadijoyo, SU.
2014 | Skripsi | TEKNIK PERTANIANPada penelitian ini telah dibuat sebuah hidung elektronik berbasis kombinasi sensor gas dan kolom partisi. Dengan penggabungan kedua metode tersebut akan dilakukan pembuktian apakah dengan menggunakan data dari pemisahan senyawa mampu digunakan sebagai masukan pada jaringan saraf tiruan dalam mengidentifikasi jenis buah berdasarkan aroma, maka dari itu telah dilakukan penelitian dasar mengenai identifikasi buah berdasarkan aroma menggunakan sensor gas yang terintegrasi dengan kolom partisi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis buah berdasarkan aroma menggunakan hidung elektronik berbasis kombinasi sensor gas dan kolom partisi. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk membangun perangkat lunak berbasis jaringan saraf tiruan untuk mengidentifikasi jenis buah pada sistem yang dibangun. Bahan yang digunakan adalah buah yang memiliki aroma menyengat yaitu buah durian, buah nangka dan buah pakel. Untuk pengambilan data digunakan program komunikasi serial delphi, sedangkan untuk dapat mengidentifikasi buah digunakan jaringan saraf tiruan propagasi balik. Parameter yang diatur adalah lama waktu pengambilan data sebesar 5000 detik, suhu pemanasan kolom sebesar 60 oC, dan lama sampel gas aroma buah masuk ke kolom sebesar 90 detik. Jaringan saraf tiruan yang digunakan dalam penelitian ini memiliki struktur [3 100 5 3]. Jaringan saraf tersebut dibangun dengan fungsi aktivasi sigmoid biner. Jaringan saraf tersebut menggunakan 3 masukan data hasil transformasi selisih nilai puncak dengan nilai awal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa jaringan saraf tiruan yang dibuat mampu mengenali jenis buah yang diujikan dengan rata-rata akurasi 97.41 % dari variasi data yang diujikan. Kata Kunci: hidung elektronik, kolom partisi, sensor gas, identifikasi, aroma buah, jaringan saraf tiruan
In this research, an electronic nose was made based on combination of gas sensor and partition column. In the incorporation of these two methods, it would be proved whether using data from separated compound that can used as an input to the artificial neural network would be able to identify the type of the fruit that based on the scent, therefore it was done the basic research in identify the type of fruit based on the scent using gas sensor that integrated with partition column. The purpose of this research was to identify the type of fruit based from the aroma using an electronic nose based on the combination of gas sensor and partition column. Moreover, this research was also purpose to make software based on artificial neural network to identify the type of fruit that was built on a system. The material was fruits, that had a sting aroma, in this case, durian, jackfruit and pakel. For taking the data, it used the delphi serial comunication program, whereas for identifying the fruit was used backpropagation neural network. The length of data collection was set to be 5000 seconds, the heating temperature in the column was set to be 60°C and the gas of fruit which get into the column was set to be 90 seconds. The artificial neural network that was used in this research has structure [3 100 5 3]. The neural network was built with biner sigmoid activation function. The neural network used 3 input data from transformation result of difference peak value with baseline. The result showed that the artificial neural network was capable to identify the kind of fruits with accuracy 97.41 % from the variation of the tested data. Keywords: electronic nose, partition column, gas sensor, identification, fruit aromas, artificial neural network
Kata Kunci : hidung elektronik, kolom partisi, sensor gas, identifikasi, aroma buah, jaringan saraf tiruan, electronic nose, partition column, gas sensor, identification, fruit aromas, artificial neural network