Ekonomi Politik Kolonialisasi: Perspektif Kebijakan Ekonomi Politik Pemerintah Hindia Belanda Dalam Mengelola Industri Gula Mangkunegaran Pada Tahun 1870-1930
MAHESTI HASANAH, Miftah Adhi Ikhsanto, SIP, MPA.
2014 | Skripsi | ILMU PEMERINTAHAN (POLITIK DAN PEMERINTAHAN)Industri gula menjadi salah satu industri yang penting bagi pemerintah Hindia Belanda karena mendatangkan keuntungan melimpah. Sedangkan Mangkunegaran merupakan pengusaha sekaligus penguasa daerah vorstenlanden yang memiliki pemimpin yang berpikiran modern. Banyak peneliti yang sudah mengkaji industri gula di Jawa, tetapi mereka melihat dampak industri terhadap kehidupan sosial masyarakat . Masih jarang yang melihat kedalam pemerintahan Hindia Belanda sendiri. Penelitian ini ingin mengetahui peran pemerintah dalam industri gula Mangkunegara dan Jawa pada umumnya. Melalui kebijakankebijakan yang dikeluarkan pemerintah Hindia Belanda, kita dapat mengetahui perspektif pemerintah Hindia Belanda dalam kegiatan ekonomi yang ada. Melalui metode hhistoriografi dengan dibingkai pendekatan ekonomi politik, penelitian ini melihat pemerintah Hindia Belanda sangat mendominasi bahkan memonopoli proses ekonomi yang ada. Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Hindia Belanda sering kali tidak sesuai dengan harapan masyarakat, tetapi kebijakan tersebut harus tetap dilaksankan. Yang diatur dalam kebijakan tidak hanya faktor ekonomi, tetapi faktor pendukung kegiatan ekonomi seperti pemerintah desa, tanah, dan buruh. Sesuai pendekatan Keynesian, pemerintah Hindia Belanda masuk dalam terjadi kegagalan pasar. Tetapi campur tangan pemerintah Hindia Belanda terlalu jauh hingga campur tangan yang dimaksut tidak sesuai dengan prinsip Keynesian lagi, tetapi menghasilkan proses-proses state capitalism. Kata kunci: industri gula, Mangkunegaran, kebijakan, pemerintah Hindia Belanda.
-
Kata Kunci : industri gula, Mangkunegaran, kebijakan, pemerintah Hindia Belanda