Laporkan Masalah

PERKEMBANGAN DAN CIRI KHAS YOSAKOI DI YOGYAKARTA

HENING PURWARATNA WISUDAWATI G, Drs. Mulyadi, M.A

2014 | Skripsi | SASTRA JEPANG

Skripsi ini meneliti tentang perkembangan dan ciri khas yosakoi yang ada di Yogyakarta. Yosakoi adalah salah satu tarian rakyat yang berasal dari Kochi, Jepang, dan menyebar di pelbagai daerah di Indonesia, salah satunya adalah Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang bentuk perkembangan, faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan, serta ciri khas yosakoi yang ada di Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan pada skripsi ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, yang menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer atau data utama adalah hasil wawancara dan observasi. Data sekunder atau data tambahan adalah data yang berasal dari sumber tertulis. Hasil dari penelitian ini adalah bentuk perkembangan yosakoi yang terjadi di Yogyakarta adalah terbentuknya dua kelompok yosakoi, yaitu De Japan Odori Holic dan Utsukushii Yosakoi Odori Community. Perkembangan yang terjadi dipengaruhi oleh beberapa faktor internal, antara lain keorganisasian, sumber daya manusia, dan sumber dana. Faktor ekternal yang mempengaruhi adalah sumber daya bantu dan pertunjukan. Berdasarkan perkembangan yang terjadi, ciri khas terlihat pada inovasi dan kreasi yang direpresentasikan melalui kostum dan gerak tari, sehingga yosakoi di Yogyakarta berbeda dengan yosakoi lainnya.

This research discusses about the development and characteristic of Yosakoi in Yogyakarta. Yosakoi is a folk dance from Kochi, Japan, and it is spread in a lot of area in Indonesia, especially in Yogyakarta. The objectives of the research are to determine the developing of Yosakoi, the factors that influence the development and charaterisric of Yosakoi in Yogyakarta. This research method that uses the primary and secondary resources. The primary resources are interview and observation while the secondary data are library search. The results of this research are the development of Yosakoi forms that occur in Yogyakarta is the development by two groups of Yosakoi in Yogyakarta namely D’JOH and Tsukiyomi. The developments of Yosakoi are influenced by internal factors like organizational, human resource and fund resource while the external factors are the source of auxiliary power and performance. Based on the developments those groups, the characteristic of Yosakoi can be look in the innovation and creativity that poured through costumes and dance moves. It is made Yosakoi in Yogyakarta different with the other Yosakoi in Japan.

Kata Kunci : Yosakoi, perkembangan, Yogyakarta


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.