PERAN HUMAS RSUP DR SARDJITO DALAM UPAYA MERAIH AKREDITASI AKREDITASIINTERNASIONAL INTERNASIONAL (Studi Kasus Peran Humas RSUP Dr Sardjito dalam Upaya Meraih Gelar Rumah Sakit Berakreditasi Internasional oleh J Joint oint C Commission ommission I International nternational nternational)
YUANA ANANDATAMA, Drs. I Gusti Ngurah Putra, MA
2014 | Skripsi | Ilmu KomunikasiDalam sebuah perusahaan, humas kini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dan sudah mulai memperoleh tempat yang cukup baik dalam struktur organisasi. Humas diakui pula sebagai salah satu unsur penting dalam mencapai keberhasilan organisasi. Humas secara profesional perlu memahami peran mereka dalam memberikan kontribusi dan partisipasi untuk menentukan masa depan perusahaan melalui program mereka. Studi ini meneliti bagaimana humas rumah sakit berperan dalam program rumah sakit yaitu akreditasi internasional. Melalui studi kasus pada RSUP Dr Sardjito, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran humas dalam mencapai gelar rumah sakit yang terakreditasi internasional oleh Joint Commission International. Penelitian ini tidak hanya akan membahas peran humas dalam akreditasi internasional, tetapi juga kontribusi yang telah diberikan humas dalam mencapai akreditasi internasional oleh Joint Commission International. Teori-teori hubungan masyarakat dan akreditasi rumah sakit menyediakan kerangka pemikiran untuk mengintegrasikan konsep dari literatur tentang peran humas, humas rumah sakit, dan akreditasi internasional oleh Joint Commission International. Penelitian ini menggunakan berbagai teori dari penelitian mengenai peran humas (Cutlip , Pusat dan Broom 2006; Wisconcin University dan San Diego University, Waters 2007; Dozier (in Putra , 2008)) untuk meneliti peran yang dilakukan oleh Humas RSUP Dr Sardjito. Sumber data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara. Peneliti melakukan wawancara dengan dua narasumber yang memiliki pemahaman mengenai peran dan kontribusi humas dalam akreditasi internasional ini. Sementara itu, observasi dan buku teks dipilih untuk mengumpulkan informasi dan fakta empiris lainnya. Temuan dari studi ini memberikan wawasan tentang (1) mengapa humas rumah sakit melakukan peran ini, (2) apakah aktivitas akreditasi internasional yang sedang dilakukan termasuk dalam level manajer atau level teknisi, dan (3) apa implikasi yang dapat terjadi apabila humas rumah sakit berkonsentrasi pada peran ini dan mengabaikan peran lainnya. Penelitian ini memfokuskan pada humas rumah sakit dan melihat perspektif humas dari peran yang dimainkannya. Peneliti kemudian memberikan kesimpulan dalam penelitian ini bahwa memenuhi semua peran humas dalam akreditasi internasional merupakan hal yang penting untuk memperoleh hasil yang maksimal.
Nowadays, public relations cannot be separated and already have a firm place in company’s structure. Public relations are also admitted as one of the important elements in achieving company’s success. Public relations professionals need to understand their role in order to contribute, participate and potentially determine future of a company through their program. This study examines how hospital's public relations have a role in a hospital program called international accreditation. In this case study of RSUP Dr Sardjito, the aim of this study is to understand the public relations' role in achieving international accredited hospital by Joint Commission International. This study will not only discuss the role of public relations for international accreditation, but also what the contributions that public relations have given in achieving international accreditation by Joint Commission International. The excellence theory of public relations and hospital accreditation provided a framework for integrating concepts from the literature about public relations' role, hospital's public relations, and international accreditation by Joint Commission International. This study uses the theoretical framework of public relations roles research (Cutlip, Center dan Broom 2006; Wisconcin University and San Diego University; Waters 2007; Dozier (in Putra; 2008)) to examine the roles performed by public relations of RSUP Dr Sardjito. The references used in this study are mainly interview. The author performed interviews with two eligible sources that have comprehension about public relations' contribution in this international accreditation. In addition for the empirical part, observation and textbook were chosen to gather information. The findings from this study provide insight on (1) why hospital's public relations are performing this role, (2) whether international accreditation activities are being performed as a manager or technician function, and (3) what the implications are of hospital's public relations focusing on this role and neglecting other role. This study focused on hospital's public relations and looks at their perspective of the roles they perform. To conclude this study, the author states the importance of public relations for fulfilling all their role in the international accreditation to obtain the maximum benefits.
Kata Kunci : humas, peran humas, humas rumah sakit, akreditasi internasional, Joint Commission International.