Laporkan Masalah

KONSUMSI DAN KECERNAAN NUTRIEN PAKAN BASAL RUMPUT RAJA DENGAN TAMBAHAN GLIRICIDIA, KALIANDRA, ATAU DAUN NANGKA PADA KAMBING BLIGON

RUDY ADRIYANSYAH, Prof. Dr. Ir. Kustantinah, DEA.

2014 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsumsi dan kecernaan secara in vivo pakan basal rumput raja dan tambahan gliricidia, kaliandra, atau daun nangka pada kambing Bligon. Penelitian menggunakan 20 ekor ternak kambing Bligon betina berumur kurang lebih 1 tahun dengan berat rata-rata 16 kg. Ternak ditempatkan secara acak dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi menjadi empat kelompok (K, T1, T2, dan T3), masing-masing kelompok perlakuan terdiri dari 5 ekor. K (100% rumput raja), T1 (50% rumput raja dan 50% Gliricidia sepium), T2 (50% rumput raja dan 50% Calliandra calothyrsus), dan T3 (50% rumput raja dan 50% Artocarpus heterophyllus). Pemberian pakan didasarkan pada perhitungan rata-rata 4% dari berat badan dalam bentuk Bahan Kering (BK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya penambahan dedaunan pada pakan basal rumput raja (T1, T2, dan T3) pada kambing Bligon memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap konsumsi bahan kering (BK), bahan organik (BO), protein kasar (PK), lemak kasar (LK), tetapi pakan perlakuan T1 dan T2 menunjukkan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi serat kasar (SK). Kecernaan nutrien pakan perlakuan (T1, T2, dan T3) juga memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap konsumsi BK, BO, PK, LK, tetapi pakan perlakuan T1 dan T2 menunjukkan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap kecernaan SK. Pengaruh yang nyata (P<0,05) juga ditunjukkan terhadap pertambahan bobot badan harian (PBBH). PBBH masing-masing perlakuan secara berturut-turut yaitu K 31,7 g/hari, T1 59,7 g/hari, T2 58,4 g/hari, dan T3 66,0 g/hari. Konversi pakan perlakuan secara berturut-turut K(18,45), T1(14,21), T2(17,14), dan T3(17,91). Berdasarkan penelitian ini, dapat diambil kesimpulan bahwa adanya penambahan gliricidia, kaliandra, dan daun nangka pada pakan basal rumput raja dapat meningkatkan konsumsi dan kecernaan nutrien, serta PBBH pada kambing Bligon.

This study aimed to determine the consumption and digestibility of king grass and supplemented with gliricidia, calliandra, or jackfruit leaves on bligon goats. The experiment used the 20 heads of female bligon goats approximately 1 year old with an average weight of 16 kg. attle are placed randomly in completely randomized design (CRD) which is divided into four groups (K, T1, T2, and T3), each treatment consisted of 5 of goats. K (100% King grass). T1 (50% king grass and 50% Gliricidia sepium), T2 (50% king grass and 50% Calliandra calothyrsus), and T3 (50% king grass and 50% Artocarpus heterophyllus). Basal feed on the calculation of an average of 4% of body weight in the form of Dry Matter (DM). Variables that were observed during the study was the consumption and digestibility of dry matter (DM), organic matter (OM), crude protein (CP), crude fiber (CF), and ether extract (EE). The results showed that the addition of the basal feed of king grass (T1, T2, and T3) on bligon goats give significant effect (P<0,05) on dry matter intake (DM), organic matter (OM), crude protein (CP), ether extract (EE), but feed treatments T1 and T2 showed no significant effect (P>0,05) on consumption of crude fiber (CF). Nutrient digestibility of feed treatment (T1,T2, and T3) also gave significant effect (P<0,05) against consumption DM, OM, CP, EE, but feed treatments T1 and T2 showed no significant effect (P>0,05) against CF digestibility. Significant effect (P<0,05) was also shown on the daily weight gain (ADG). ADG each successive treatment is K 31.7 g/day, T1 59.7 g/day, T2 58.4 g/day, and T3 66.0 g/day. Based on this study, it can be concluded that the addition of Gliricidia, kaliandra, and jackfruit leaves on basal feed of king grass could increase consumption and digestibility of nutrients, as well as ADG on bligon goats.

Kata Kunci : Konsumsi, Kecernaan in vivo, Gliricidia, Kaliandra, daun Nangka, kambing Bligon


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.