STUDI EKSPERIMENTAL GASIFIKASI KULIT KELAPA SAWIT DALAM AIR SUPERKRITIS
ANANG DIANTO, Dr. Adhika Widyaparaga, S.T., M.Biomed.Sc.
2014 | Skripsi | TEKNIK MESINGasifikasi dalam air superkritis (supercritical water gasification) adalah metode untuk memanfaatkan biomassa dengan kadar air yang tinggi sebagai sumber energi. Proses gasifikasi dalam air superkritis adalah mereaksikan faa dengan air pada kondisi superkritis yaitu dengan suhu > 374°C dan tekanan > 22,1 MPa. Salah satu biomassa dengan kadar air yang tinggi adalah limbah kelapa sawit berupa tandan kosong dan bagian kulit (sabut). Gasifikasi ini akan menghasilkan gas mampu bakar atau yang disebut sebagai syngas yaitu CO, H2, dan CH4, serta CO2 sebagai hasil samping. Dalam penelitian gasifikasi kulit kelapa sawit ini digunakan reaktor dengan kapasitas 280 ml dan pemanas (heater) dengan daya 3000 W. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah waktu dan suhu selama proses reaksi, dengan variabel waktu reaksi 20 menit, 45 menit dan 75 menit, dan variabel suhu reaksi 375°C, 400°C, 425°C dan 450°C. Peningkatan waktu dan suhu reaksi berpengaruh pada komposisi gas yang dihasilkan, yaitu gas H2, CH4, dan CO2 mengalami kenaikan dan gas CO mengalami penurunan, selain itu juga diketahui persentase gas yang belum teridentifikasi mengalami kenaikan. Efisiensi proses gasifikasi meningkat terhadap naiknya waktu reaksi pada pengujian dengan variasi waktu yaitu 9,78%, 10,57%, dan 29,21%. Sedangkan untuk pengujian dengan variasi suhu efisiensi juga mengalami kenaikan dengan nilai 5,87%, 10,57%, 20,02% dan 20,85%.
-
Kata Kunci : gasifikasi, air superkritis, biomassa, kelapa sawit, syngas