GAMBARAN EFEKTIVITAS TERAPI ANTIBIOTIK PENYAKIT PNEUMONIA PADA PASIEN DEWASA RAWAT INAP DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA PERIODE TAHUN 2011 SAMPAI TAHUN 2012
FAISAL RAHMAN, Septimawanto Dwi Prasetyo, M.Si, Apt.
2014 | Skripsi | FARMASIPneumonia adalah infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) bagian bawah yang mengenai parenkim paru. Masalah pneumonia perlu mendapatkan perhatian dan penanganan yang tepat terutama pada efektivitas terapi penyakit pneumonia ini dikarenakan kejadian yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengobatan dengan antibiotik pada pasien pneumonia dewasa rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan mengetahui efektivitas terapi penyakit pneumonia pada pasien dewasa rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian non-eksperimental dengan metode pengumpulan data secara retrospektif yang dilakukan dengan mencatat data rekam medis pasien rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta di Instalasi Rekam Medis pada tahun 2011 sampai tahun 2012. Data yang didapat kemudian diolah secara deskriptif mengenai gambaran dan terapi yang efektif berdasarkan guideline dari American Thoracic Society tahun 2001 yang dipakai oleh RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta sebagai Standar Pelayanan Medis. Pada penelitian ini terdapat 27 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan terdapat 17 pasien berjenis kelamin laki-laki dan 10 pasien berjenis kelamin perempuan. Berdasarkan hasil penelitian semua tenaga medis memberikan antibiotik sesuai dengan yang ada di SPM RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, yang paling banyak digunakan adalah azitromisin dari golongan makrolida sebesar 62,96% dan seftriakson dari golongan sefalosporin sebesar 55,55%, dengan penggunaan kombinasi antibiotik yang paling banyak yaitu azitromisin dengan seftriakson sebesar 44,44%. Dilihat dari efektivitas terapinya ada 19 pasien yang dinyatakan efektif sesuai dengan parameter efektivitas yang didasarkan pada pedoman diagnosis dan penatalaksanaan pneumonia komunitas yang dikeluarkan oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) pada tahun 2003 , dan 8 pasien dinyatakan tidak efektif.
Pneumonia is an acute respiratory infection that classified to lower respitatory infections (LRIs), and affect in lung parenchyma. The issue of pneumonia need to gain attention and handling of precise especially in the effectiveness of therapy disease pneumonia this is because of an occurrence that is quite high. Research is aimed to know the description of treatment pneumonia with antibiotics in adult patients who hospitalized in the PKU Muhammadiyah Yogyakarta Hospital and knowing the effectiveness of therapy in pneumonia disease in adult patient who hospitalized in the PKU Muhammadiyah Yogyakarta Hospital. Research used is non-experimental research designs with a retrospective data collection method, that is performed by record the patients medical record data of hospitalized adult pneumonia patients in medical record installation of PKU Muhammadiyah Yogyakarta Hospital between 2011 to 2012. Data obtained then processed descriptively about the description of effective therapy based on guideline of the American Thoracic Society in 2001 that used by PKU Muhammadiyah Yogyakarta Hospital as a standard medical services. In this study there are 27 patients who meet the inclusion criteria, and there are 17 male patients and 10 female patients. Based on the results of the study, all the medical personnel give antibiotics as it is in the standard medical services of PKU Muhammadiyah Yogyakarta Hospital, the most widely used is the azithromicyn of the macrolide antibiotics class by 62,96% and ceftriaxon of the cephalosporine antibiotics class by 55,55%, with the use of antibiotic combination most widely used is the combination of azithromycin and ceftriaxone by 44,44%. Viewed from therapy effectiveness, there are 19 patients who was declared effective in accordance with the parameters of the effectiveness based on the guidelines for the diagnosis and treatment of pneumonia community issued by the Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) in 2003, and eight patients were found not effective.
Kata Kunci : pneumonia, antibiotik, efektivitas, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta