SIRUP EKSTRAK ETANOL BUNGA AKTIVITAS MUKOLITIK KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa-sinensis L.) WARNA MERAH MUDA PADA MUKUS USUS SAPI SECARA IN VITRO
TSULAIKHA SAFRIANI, Dr. Mimiek Murrukmihadi, S.U., Apt.
2014 | Skripsi | FARMASIBunga kembang sepatu secara empiris telah digunakan sebagai peluruh dahak. Sirup merupakan campuran homogen, cepat diabsorbsi, cocok untuk yang sukar menelan, dan dapat mengurangi resiko terjadinya iritasi pada lambung. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas mukolitik sirup ekstrak bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis L.) warna merah muda secara in vitro dan mengetahui sirup dengan konsentrasi ekstrak etanol bunga kembang sepatu yang mempunyai aktivitas mukolitik sebanding dengan asetilsistein 0,1%. Penelitian dilakukan dengan pembuatan ekstrak etanol bunga kembang sepatu dengan penyari PE dan etanol 70%. Sirup dibuat dengan menambahkan ekstrak etanol bunga kembang sepatu warna merah muda dengan konsentrasi ekstrak 1,0%, 1,5% dan 2,0%. Kontrol positif yang digunakan adalah asetilsistein 0,1%. Sebagai larutan uji, sirup ditambahkan dengan larutan mukus usus sapi dalam dapar fosfat pH 7,0. Viskositas diuji pada suhu 37oC menggunakan viskometer Ostwald dan piknometer. Data yang diperoleh kemudian dihitung nilai viskositasnya. Nilai viskositas dianalisis secara statistik dengan Kolmogorov- Smirnov, dilanjutkan dengan ANAVA dan Tukey dengan taraf kepercayaan 95% untuk mengetahui aktivitasnya secara in vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula sirup dengan konsentrasi ekstrak etanol bunga kembang sepatu warna merah muda 1,0%, 1,5% dan 2,0% memiliki aktivitas mukolitik secara in vitro serta formula sirup dengan konsentrasi ekstrak etanol bunga kembang sepatu warna merah muda 1,5% memiliki aktivitas mukolitik secara in vitro sebanding dengan sirup asetilsistein 0,1% (p>0,05).
-
Kata Kunci : Hibiscus rosa-sinensis L., mukolitik, viskometer Ostwald, asetilsistein 0,1%