Laporkan Masalah

JARINGAN USAHA PERAJIN KERAMIK ( Studi Kasus di Desa Klampok, Kecamatan Purworejo Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah)

ERISA HANA DITA SUGIANTO, Dr. Suharko, S.Sos. M.si

2014 | Skripsi | Sosiologi

Negara berkembang seperti Indonesia masih sangat mengandalkan sektor pertanian dan juga sektor-sektor usaha kecil. Dalam kegiatan ekonominya oleh karena itu, keberlangsungan dan perkembangan usaha kecil menarik untuk dikaji. Banyaknya industri rumah tangga yang ada di Indonesia membuat para pelaku usaha ini harus mampu mengikuti perkembangan zaman yang terjadi. Namun dari banyaknya kerajinan-kerajinan tersebut terdapat kerajinan khas yang keberadaannya hanya satu didaerah tersebut salah satunya adalah kerajinan Keramik di Klampok Banjarnegara. Dengan rumusan masalah “Bagaimana jaringan perajin kerajinan keramik dan perkembangan usaha kerajinan keramik hingga sekarang” peneliti berusaha menemukan kaitan antara Jaringan Sosial yang terbentuk dengan perkembangan usaha para perajin keramik di Desa Klampok. Penelitian ini juga memiliki tujuan untuk melihat para pengusaha, pengusaha-perajin dan perajin sehingga dapat berkembang hingga saat ini dan untuk mengetahui jaringan sosial yang mereka bentuk berkaitan dengan perekembangan usaha mereka. Metode penelitian yang digunakan termasuk dalam kategori penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Tipe studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus intrinsik, yaitu adalah penelitian yang dilakukan pada suatu kasus yang memiliki kekhasan dan keunikan yang tinggi yang ada didalam para perajin keramik di Desa Klampok dan perkembangan usaha mereka. Studi kasus intrinsik sendiri dipilih agar peneliti lebih dapat memahami serta dapat menguraikan permasalahan yang menjadi objek penelitiannya. Dari penelitian ini, didapat dua data yaitu data primer berdasarkan wawancara dengan para pengusaha, pengusaha-perajin dan perajin keramik serta observasi yang dilakukan di sentra kerajinan keramik diDesa Klampok. Data sekunder diperoleh dari dokumentasi media cetak maupun elektronik . Dengan menggunakan Teori Jaringan Sosial serta Konsep Keterlekatan terjawab tentang kaitan jaringan sosial dengan kemajuan usaha yang tebentuk diantara para pengusaha, pengusaha-perajin dan perajin di Desa Klampok. Jaringan sosial ini awalnya terbentuk dari berdirinya keramik Meandallaei yang kemudian menginspirasi berdirinya keramik Mustika dan Usaha Karya dari sinilah jaringan sosial antara pengusaha kerajinan gerabah keramik di Klampok terbentuk. Kemudian mulai menjadi suatu daya tarik bagi masyarakat desa Klampok yang lain untuk mendirikan usaha kerajinan keramik dan terbentuk jaringan yang lebih luas lagi diantara para pengusaha kerajinan keramik. Dari terbentuknya jaringan sosial diantara para pengusaha kerajinan keramik membuat usaha mereka dapat berkembang hingga sekarang karena mereka terlekat dalam jaringan sosial tersebut.Semakin luas jaringan sosial yang terbentuk maka semakin maju usaha yang mereka jalani Semakin sempit jaringan sosial yang di bentuk maka usahapun semakin sulit mengalami kemajuan

The developing countries, such as Indonesia, still relies heavily on the agricultural sectors and the small business sectors. Therefore, in economic activity, the survival and the growth of small businesses is interesting to be studied. The number of domestic industries in Indonesia makes these entrepreneurs should be able to keep abreast of the times which happen. However from many crafts, there is handicraft whose existence is only one in the area, one of which is ceramic craft in Klampok Banjarnegara. With the problem formulation \\"how to network of crafters in ceramic crafts and development of business in ceramic crafts until now”, researcher is trying to find a link between the social networks formed by the development of business by ceramic crafters in Klampok village. This research also aims to look at the entrepreneurs, entrepreneur-crafters and crafters, so it can grow today and to know a social network which they form with regard to the development of their business. The method of this research used is included in the category of qualitative research with case study method. Type of case study used in this research is a intrinsic case study, this research are to doing with special caracteristic of case study and unique case study which are formed between the ceramic crafters in Klampok and the development of business. A intrisic case study itself is chosen because the researcher can understand better and it can describe the problems which become the object of its research. From this research, it is obtained two data, namely the primary data based on interviews with employers, entrepreneurscrafters and ceramic crafters and observations conducted in the center of ceramic crafts in Klampok village. Whereas, secondary data is obtained from the documentation of printing and electronic media. By using the theory of Social Network and the Embeddedness Concept can be concluded about the connection of social network with the progress of the business formed between entrepreneurs, entrepreneur-crafters and crafters in Klampok village. This social network is initially formed from the establishment of Meandallaei ceramic which later inspires the establishment of Mustika ceramic and Usaha Karya. From here, the social network among entrepreneurs of the ceramic pottery in Klampok is formed. Then it starts becoming an attraction for other rural communities in Klampok for founding business and it is established the wider network among entrepreneurs of ceramic crafts. From the formation of social networks among the entrepreneurs of ceramic crafts, it makes their businesses can grow until now because they are attached in the social network. The more extensiive social network which is formed, so the more progress business they endure. The more limited social network which is formed, so people’s attempt is more difficult to make the progress

Kata Kunci : Kerajinan khas, keramik, Jaringan Sosial,Keterlekatan, Perkembangan usaha


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.