IDENTIFIKASI POLA SEBARAN HORIZONTAL TEGAKAN JABON (Anthocephalus cadamba) HUTAN RAKYAT KOLABORASI ANTARA DESA JEPORO DAN PT. BUMN HIJAU LESTARI I (Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah)
ISTI MAWADDAH, Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc.
2014 | Skripsi | MANAJEMEN HUTANDesa Jeporo memiliki hutan rakyat dengan tanaman Jabon yang merupakan tanaman hasil kolaborasi antara masyarakat dengan PT BUMN Hijau Lestari I, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang ekobisnis yang berbasis agroforestri dan koperasi. Pengembangan hutan rakyat ini memerlukan perencanaan yang baik menuju pada terwujudnya prinsip-prinsip kelestarian hutan. Perencanaan hutan yang lestari memerlukan formulasi mengenai sistem pengaturan hasil. Pola pengaturan hasil hutan ini memerlukan gambaran informasi mengenai dinamika tegakan yang dapat diketahui dari perubahan struktur tegakannya. Salah satu gambaran dinamika tegakan dapat diketahui dengan mempelajari struktur horizontal tegakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur tegakan Jabon hutan rakyat dan menerapkan model sebaran Weibull berparameter-3. Sampel adalah tegakan Jabon pada lahan milik yang telah memiliki diameter setinggi dada. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposiv. Pemetaan sebaran diameter dilakukan dengan menggunakan model sebaran Weibull berparameter-3 yaitu c (parameter bentuk), b (parameter skala), dan a (parameter lokasi). Parameterisasi dilakukan dengan menggunakan metode maximun likelihood dan metode moments. Uji kesesuaian dilakukan dengan uji Kolmogorov-Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur tegakan Jabon yang terbentuk memiliki pola yang bervariasi mulai dari pola pada tegakan seumur sampai tak seumur. Metode estimasi yang paling sesuai diterapkan adalah metode maximum likelihood yang dapat menampung 83,33% dari persil yang digunakan sebagai sampel penelitian.
The community forest at Jeporo has Jabon stand which is established by colaboration between community and PT BUMN Hijau Lestari I, a company which is engaged in eco-business based agro-forestry and cooperative. The community forest development requires proper planning for realizing principles of sustainable forestry. The sustainable planning requires yield regulation system. This yield regulation needs stand dynamic information which can be explore the stand structur dynamic. Stand dynamic can be described by studying the structure of horizontal stands. The research is conducted to identify structure of community Jabon stands and by applying the three-parameter Weibull distribution model. The samples are Jabon stands in owned land which has had diameter at breast height. The samples collection was conducted with purposive method. Jabon diameter distribution mapping was obtained from Weibull threeparameters, namely c (shape parameter), b (scale parameter), and a (location parameter). Parameterization was done by using maximum likelihood method and moments method. Fitting test was done with Kolmogorov-Smirnov test. The result indicates that the structure of Jabon stands pattern has diverse pattern which is ranged from even-aged stands to uneven-aged stands. The most appropriate estimation method to be applied is maximum likelihood method which contain 83,33% of parcels that was used as research samples.
Kata Kunci : Struktur Tegakan, Hutan Rakyat, Weibull,Maximun Likelihood