Laporkan Masalah

PERJUANGAN MELAWAN KEKERASAN TERHADAP PENDERITA DIFABEL DALAM FILM 도가니 “ SILENCED ( ) “ : KAJIAN KRITIK SASTRA FEMINIS

DWINDA SEKARMILA, Cahyaningrum Dewojati, S.S., M.Hum.

2014 | Skripsi | BAHASA KOREA

Skripsi berjudul “Perjuangan Melawan Kekerasan Terhadap Penderita Difabel dalam Film “ SILENCED ( 도가니) “Kajian Kritik Sastra Feminis” berisi tentang perjuangan tokoh profeminisme dalam membela dan menegakkan keadilan. Film Silenced(도가니) dipilih menjadi objek penelitian karena film ini diangkat dari kisah nyata yang menampilkan berbagai peristiwa dan konflik di sebuah sekolah khusus penyandang cacat yang dilakukan oleh pihak dalam sekolah. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan feminisme sosialis. Pendekatan feminisme sosialis merujuk pada penolakan terhadap kekerasan yang terjadi atas dominasi kaum pria. Analisis pada film Silenced(도가니) juga dilakukan untuk mendeskriptifkan bentukbentuk kekerasan dan bentuk-bentuk perlawanan yang berkaitan dengan teori feminisme sosialis. Kesimpulan penelitian ini adalah wanita digambarkan bukan merupakan mahluk lemah dan tertindas. Wanita juga bisa melawan dan menolak ketertindasan. Serta lakilaki digambarkan tidak selamanya mahluk penindas. Laki-laki memiliki kewajiban untuk menolong wanita dari segala bentuk ketertindasan.

Thesis entitled \\"The Struggle Against Violence Towards Disabled Patients in the movie\\" SILENCED (도가니) \\"The Study of Feminist Literary Criticism\\" is about the struggle of profeminisme in defending and upholding justice. Movie titled Silenced (도가니) was chosen as the object of research because the film was lifted from a true story featuring a variety of events and conflicts in a disabled special schools conducted by the parties in the school. The analysis done in a descriptive approach to Socialist feminism. Socialist feminism approach refers to the rejection of the violence that occurred over the dominance of men. Analysis on the movie Silenced (도가니) were also conducted for telling forms of violence and other forms of resistance related to the theory of Socialist feminism. Conclusion of this research is describing that women are not weak and oppressed. Women also can fight and refused to violence. And men are not oppressors. Male has a duty to help women from all forms of violence.

Kata Kunci : feminisme, kekerasan, anak-anak, difabel, film


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.