Representasi Remaja Muslim Perempuan Modern Dalam Buku Yuk Berhijab!
UNGGUL LAKSONO, Drs. Budhy Komarul Zaman, M.Si
2014 | Skripsi | Ilmu KomunikasiBanyak fenomena yang terjadi dalam masyarakat. Semakin majunya teknologi komunikasi sekarang ini menjadikan suatu perubahan dapat terjadi lebih cepat dan dengan ruang lingkup yang lebih luas dalam masyarakat. Namun sayangnya fenomena yang terjadi seringkali mengalami pergeseran makna dan tidak lagi selamanya menuju kepada arah yang lebih baik. Salah satu fenomena yang sedang terjadi saat ini adalah fenomena hijabers atau penggunaan jilbab dengan mode dan gaya yang modern. Namun sayangnya, hijab sebagai sebuah pakaian yang merupakan perintah dalam agama islam untuk melindungi kaum wanita, sekarang ini mengalami pergeseran yang sangat signifikan, hijab sekarang ini bukan lagi sebuah pakaian untuk melindungi kemuliaan akan tetapi mejadi sebuah fashion sebagai alat menunjukan status. Ustadz Felix Siauw adalah salah satu ustadz muda yang menangkap bahwa ada yang tidak beres dengan fenomena hijab yang muncul sekarang ini, kaum wanita tidak lagi peduli dengan fungsi asli hijab sesuai syariat islam. Melalui bukunya yang berjudul Yuk Berhijab!, ustadz Felix Siauw berusaha menunjukan pada kaum wanita hakikat yang sebenarnya dari hijab. Penelitian ini, dengan menggunakan semiotika sebagai dasarnya, berusaha mengungkapkan makna yang ada di dalam buku Yuk Berhijab!. Melalui pengungkapan makna yang ada di dalam buku diharapkan akan dapat diketahui pergeseran apa saja yang telah terjadi dengan adanya fenomena hijab ini. Melalui sudut pandang ustadz Felix Siauw sebagai penulis, dan juga sudut pandang peneliti dengan metode semiotikanya. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pergesaran makna hijab yang terjadi sudah cukup jauh. Hijab yang pada fitrahnya adalah untuk melindungi kaum wanita, terutama muslim, saat ini justru dapat dikatakan menjadi salah satu korban mode dan menjadi salah satu sumber fitnah bagi kaum wanita sendiri.
Many phenomena that occur in society. The rapid advancement of communication technology today makes a change can occur more rapidly and with a broader scope in society. But unfortunately a phenomenon that occurs frequently shifting meanings and no longer always leads to a better direction. One phenomenon that is happening today is a hijabers phenomenon or the use of veil with fashion and modern style. But unfortunately, the hijab as an outfit which is in the religion of Islam is used to protect the women, now have a very significant shift, the veil is now no longer a garment to protect the glory, but also becoming a fashion but as a tool to show status. Ustadz Siauw Felix is one of the young cleric who captures that there is something wrong with the hijab phenomenon that arises nowadays, women no longer care about the original function of the hijab in accordance with Islamic Shari'a. Through his book Yuk Berhijab!, ustadz Felix Siauw trying to show the true nature of women from the hijab. This study, using semiotics as essentially, trying to express the meaning in the book Yuk Berhijab!. Through the disclosure of meaning in the book is expected to be able to know what shifts have occurred in the presence of the hijab phenomenon. Through the viewpoint of Felix Siauw cleric as a writer, and researcher viewpoints semiotikanya method. The results of this study indicate that a shift of meaning of hijab is happening is quite remote. Hijab which by nature is to protect women, particularly Muslim, this time it can be said to be one of the victims of fashion and become one source of temptation for women alone.
Kata Kunci : semiotika, hijab, islam, muslim