PEMBUATAN PROGRAM ANALISIS HARMONIK PASANG SURUT LAUT DENGAN BAHASA PEMROGRAMAN C++
ZULFA SYATHARI, Abdul Basith, S.T., M. Si., Ph.D.
2014 | Skripsi | TEKNIK GEODESIPasang surut laut (pasut laut) adalah naik atau turunnya posisi permukaan perairan atau samudra yang disebabkan oleh pengaruh gaya gravitasi bulan dan matahari. Pasut laut dipengaruhi oleh perubahan posisi bulan dan matahari terhadap bumi. Informasi pasut laut diperlukan dalam terapan praktis dan teknis. Data pengamatan pasut Intergovernmental Oceanographic Comission (IOC) memungkinkan untuk memudahkan dalam pengumpulan data pengamatan pasut, tetapi data pasut IOC melimpah dan perlu penanganan khusus. Time Series Analysis Method dengan Hitung Kuadrat Terkecil (HKT) adalah metode tepat untuk pemrosesan data pengamatan pasut IOC yang melimpah. Data pegamatan pasut IOC perlu dicuplik dan dilakukan penanganan data sebelum dapat dilakukan analisis harmonik pasut. Program analisis harmonik pasut laut opensource yang tersedia belum dapat membantu pengolahan data pengamatan pasut IOC secara maksimal. Program yang dapat membantu mengolah data pengamatan pasut IOC perlu dibuat agar ekstraksi informasi pada data pengamatan dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien. Program komputer untuk membantu analisis harmonik pasut laut dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman C++. Program dibuat dengan menggunakan data IOC sebagai format data masukan standar dengan waktu pengamatan dan tinggi permukaan air yang diamat sebagai data masukan. Program melakukan pencuplikan data pengamatan setiap jam berdasarkan pada waktu pengamatan. Apabila data pengamatan pada waktu yang bersangkutan adalah kosong, dilakukan penandaan data. Data pengamatan yang kosong tidak akan diolah dalam penyusunan matriks ataupun perhitungan analisis harmonik untuk menghindari data folding. Perhitungan analisis harmonik pasut dilakukan dengan mengacu pada Emery (1995). Perhitungan Emery merupakan metode kuadrat terkecil. Matriks yang digunakan dalam perhitungan disusun dengan metode kondisional. Penyusunan dan perhitungan komponen matrik dilakukan dengan mempertimbangkan data kosong yang telah ditandai. Konstanta harmonik pasut yang telah dihitung dapat dilihat signifikansinya dengan membandingkannya dengan simpangan baku. Perhitungan simpangan baku pada program menggunakan algoritma Foreman (1997). Program analisis harmonik pasut juga memiliki fitur prediksi dengan menggunakan data konstituen terhitung. Program analisis harmonik pasut laut yang dihasilkan dapat melaksanakan pencuplikan data tanpa melihat interval pengamatan, perhitungan konstanta harmonik pasut sesuai dengan periode sinodik, dan perhitungan data prediksi pasut dengan menggunakan konstanta harmonik yang telah dihitung oleh program. Pencuplikan dan penandaan data kosong berhasil diimplementasikan untuk menghindari data folding saat menggunakan data pengamatan dari IOC. Perhitungan konstanta harmonik pasut dengan data buatan menghasilkan residu nol. Prediksi menggunakan data konstanta terhitung dari data buatan menunjukkan residu nol.
Ocean tide is a phenomenon of the increase and decrease of sea surface, caused by the gravitational force between moon and earth. Sea tide dynamic change is according to the sun and moon position towards earth. Tide information is essential for practical and technical application. Intergovernmental Oceanographic Comission (IOC) provides a service access to the observation data. IOC data is abundant and needs some special treatments. Time series analysis method using least square is an appropriate method to process the IOC abundant data. The available opensource program is able to process the data using least square but unable to automatically handle the data. A program capable of preparing and processing data in harmonic analysis is needed. Computer program to help sea tide harmonic analysis is created using C++ programming language. The program is composed using IOC data as a standard input data, which uses observed times and observed water levels as an input. The program of selecting the data is based on observed time in hourly period. Sometimes, the observation time and the corresponded observed height are empty. The empty data is marked and will not be included in the matrix composing and computation to avoid data folding. Sea tide harmonic analysis computation refers to Emery (1995). Emery computation algorithm is a least square method. The corresponded matrix used in the computation process is composed based on a conditional method. The standard deviation of the parameter is computed based on Foreman (1997) algorithm. This program also includes prediction. The sea tide analysis harmonic program in this paper is able to select data hourly from any observation interval, calculate harmonic constituent according to synodic period, and calculate tide prediction data using the constituent computed. The data selection and the data marking were committed successfully and could be checked by the user. The applied selection was used to avoid data folding. The program was tested using artificial data to test the program ability to analyze constituent and predict the tide. The computed constituent and the computed tide prediction error are equal to zero.
Kata Kunci : Pasang surut laut, IOC, time series, metode kuadrat terkecil, C++, data folding, analisis harmonik pasut