Laporkan Masalah

KETOKSIKAN AKUT ORAL SEDIAAN UJI PENURUN KOLESTEROL CAMPURAN ANGKAK DAN KAYU MANIS PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR SPRAGUE DAWLEY

YUNIARTI PURNAMASARI, Dr. Arief Nurrochmad, M.Si., M.Sc., Apt.

2014 | Skripsi | FARMASI

Penelitian ini menggunakan sediaan uji penurun kolesterol campuran angkak dan kayu manis. Sediaan yang akan dikonsumsi oleh masyarakat harus diuji terlebih dahulu toksisitasnya untuk mengetahui keamanan dari produk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kisaran nilai potensi ketoksikan akut oral (LD50), gejala toksik, luas spektrum efek toksik yang timbul pada tikus putih jantan galur Sprague Dawley. Uji ketoksikan akut pada penelitian ini menggunakan metode OECD 423 (Acute Toxic Class Method). Kelompok kontrol dipejankan secara peroral Na CMC 0,5% dan kelompok perlakuan dipejankan sediaan angkak dengan kayu manis dosis awal 2000 mg/kg. Analisis nilai LD50 ditentukan berdasarkan kategori GHS (Globally Harmonised System). Dilakukan pengamatan gejala toksik, kematian hewan uji dan histopatologis organ utuh yang meliputi hati, limpa, lambung, usus, ginjal, paru-paru, dan jantung. Analisis kuantitatif purata kenaikan berat badan per hari (PKBP), dan bobot organ. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai perkiraan potensi ketoksikan akut oral (LD50 cut off) > 5000 mg/kg BB (kategori 5 atau tidak terklasifikasi). Tidak ada perbedaan signifikan (p > 0,05) pada purata kenaikan berat badan per hari (PKBP), dan bobot organ antara kelompok perlakuan dengan kontrol. Hingga dosis 5000 mg/kg BB tidak menimbulkan kematian dan tidak ada gejala toksik yang berarti. Hasil pengamatan histopatologis menunjukkan organ usus mengalami enteritis pada 1 hewan uji kelompok kontrol dan semua hewan uji kelompok perlakuan pemejanan sediaan uji dosis 5000 mg/kg BB.

-

Kata Kunci : uji ketoksikan akut, angkak, kayu manis, OECD 423


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.