Laporkan Masalah

FAKTOR RISIKO KEMATIAN PRE DISCHARGE PADA NEONATUS YANG LAHIR DENGAN ASFIKSIA

MASJUN, dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH, PhD

2014 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Menurut WHO, dari 4-9 juta bayi baru lahir dengan asfiksia, terdapat 1,2 juta bayi yang meninggal setiap tahunnya. Diperkirakan bahwa sekitar 23% dari semua kematian bayi baru lahir disebabkan oleh asfiksia dan sebagian besar bayi meninggal pada saat dilahirkan. Beberapa kondisi bayi baru lahir yang dapat mempengaruhi asfiksia adalah usia kehamilan, cara persalinan, berat badan lahir, riwayat kejang, infeksi, dan hipoglikemia. Di RSUD Cilacap pada tahun 2012 jumlah kematian bayi mencapai 105 kematian. Asfiksia merupakan penyebab kematian terbesar sejumlah 42 kematian Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kematian pre discharge akibat asfiksia, mengetahui faktor risiko kematian akibat kondisi bayi baru lahir yang ditinjau dari usia kehamilan, cara persalinan, berat badan lahir, riwayat kejang, hipoglikemia, dan penyakit infeksi. Metode penelitian: Jenis penelitian adalah observasional dengan rancangan penelitian case control. Populasinya semua neonatus yang berada dalam lokasi penelitian, dalam hal ini di Ruang Perinatologi RSUD Cilacap. Sampelnya adalah neonatus dengan apgar skor < 7 atau mendapatkan ventilasi tekanan positip. Analisis data univariat dilakukan secara deskriptif dengan menampilkan proporsi, analisis data bivariabel dengan menggunakan Chi square, dan analisis data multivariabel dengan menggunakan multiple logistic regression. Hasil: Asfiksia berat meningkatkan risiko kematian pre discharge sebesar 1, 82 kali, usia kehamilan<37 atau>42 minggu meningkatkan risiko kematian pre discharge sebesar 4,9 kali, cara persalinan dengan SC meningkatkan risiko kematian pre discharge sebesar 4,25 kali, bayi berat lahir rendah meningkatkan risiko kematian pre discharge sebesar 3,26 dan kejang meningkatkan risiko kematian pre discharge sebesar 2,56 kali. Kesimpulan: Asfiksia berat lebih beresiko menyebabkan kematian pre discharge dibandingkan dengan asfiksia sedang. Usia kehamilan < 37 minggu atau > 42 minggu, persalinan dengan SC, BBLR, dan kejang merupakan faktor risiko kematian pre discharge pada neonatus yang lahir dengan asfiksia.

Background: According to the WHO, of 4-9 million newborns with asphyxia, around 1.2 million babies die each year. It is estimated that approximately 23 % of all newborn deaths are caused by asphyxia and most of the babies die at birth. Some conditions that can affect newborns to suffer asphyxia are gestational age, mode of delivery, birth weight, history of seizures, infection and hypoglycemia. In Cilacap Local Hospital in 2012 infant mortality reaches 105 deaths. Asphyxia is a leading cause of death some 42 deaths Objective: This study aimed to determine the risk factors for pre-discharge mortality due to asphyxia and to determine newborn conditions, gestational age, mode of delivery, low birth weight, history of seizures, hypoglycemia, and infection diseases. Methods: This was observational with a case-control study design. The population was all neonatal in Perinatology Room of Cilacap Local Hospital. The samples were neonatal with Apgar score of less than 7 or those who received positive pressure ventilation. Univariate data analysis was performed descriptively to show the proportion, bivariable data analysis used Chi-square, and multivariable data analysis was by multiple logistic regressions. Results: Severe asphyxia increases the risk of pre-discharge mortality at 1, 82 times, gestational age <37 or> 42 weeks increased the risk of pre-discharge mortality at 4.9 times, mode of delivery with the SC increases the risk of predischarge mortality 4.25 times, low birth weight increases the risk of predischarge mortality was 3.26 and seizures increase the risk of pre-discharge mortality by 2.56 times. Conclusion: Severe asphyxia was likely to be at risk of causing pre-discharge mortality compared with moderate asphyxia. Gestational age less than 37 weeks or over 42 weeks, the mode of delivery with the SC, low birth weight and seizures were the risk factors for pre-discharge mortality in patients born with asphyxia.

Kata Kunci : Asfiksia neonatorum, kematian pre discharge, kondisi bayi baru lahir.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.