Laporkan Masalah

Reaksi pasar terhadap stock split :: Analisis di Bursa Efek Jakarta

SUKARDI, Dr. Suad Husnan, MBA

2001 | Tesis | S2 Manajemen

Penelitian ini adalah untuk mencari bukti empirik apakah abnormal return perusahaan yang melakukan stock split dan diikuti kenaikan earning berbeda secara signifikan antara sebelum stock split dan satu minggu setelah stock split. Disamping itu tesis ini juga ingin mengungkap apakah likuiditas saham yang diukur dengan aktivitas volume perdagangan (Trading Volume Activity) berbeda secara signifikan antara sebelum stock split dan setelah stock split. Data yang digunakan adalah data harga saham perusahaan yang melakukan stock split di Bursa Efek Jakarta pada tahun 1995 — 1996 tetapi tidak membagi dividen saham, kebijakan right issue, pembagian saham bonus dan pengumuman Iainnya yang hampir bersamaan dengan stock split. Dengan menggunakan model indeks tunggal dan Trading Volume Activity yang dilanjutkan dengan uji signifikansi dapat digunakan untuk menjawab kedua tujuan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara abnormal return sebelum stock split dan setelah stock split dari perusahaan yang melakukan stock split dan diikuti kenaikan earning. Juga tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara likuiditas perdagangan saham sebelum stock split dan setelah stock split.

The purpose of the study is to find empirical evidences whether the abnormal return of companies performing stock split followed by earning increase is significantly different between pre stock-split and one week after stock-split. In addition, the thesis also wants to reveal whether stock liquidity measured with Trading Volume Activity differs significantly between pre stock-split and post stock-split. Data employed are stock price of companies performing stock split at Jakarta Stock Exchange from 1995 to 1996 but they do not divide stock dividend, right issue policy, bonus stock distribution and other concurrent announcements in coincidence with stock split. Using single index model and trading volume activity and continued with significance test can be used to answer both purposes of the study. Results of the study show that there is no significant difference between abnormal return before stock split and after stock split from companies with stock split and followed by earning increase. There is also no significant difference between stock trading liquidity before stock split and after stock split.

Kata Kunci : Bursa Efek Jakarta, Stock Split, Reaksi Pasar


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.