KEEFEKTIFAN PENYULUHAN IMUNISASI PADA PRIMI GRAVIDA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBERIAN IMUNISASI HB 1, BCG DAN POLIO 1 PADA BAYINYA
ANDI RISWADI, Prof.dr. Madarina Julia, SpA(K), MPH, PhD
2014 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Imunisasi adalah salah satu intervensi kesehatan yang paling efektif dalam upaya mencegah morbiditas dan mortalitas serta paling costeffective dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat yang disebabkan oleh penyakit menular. Masih tingginya angka kematian yang disebabkan oleh penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi disebabkan oleh tidak terselesaikannya seluruh jadwal imunisasi (under vaccination) dan tidak diberikannya imunisasi pada bayi (non vaccination). Cakupan imunisasi HB1, BCG dan polio 1 serta cakupan UCI desa Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2012 belum mencapai target yang diharapkan. Penyuluhan atau pendidikan kesehatan adalah salah satu upaya untuk menambah pengetahuan ibu hamil tentang imunisasi pada bayinya dan dari beberapa penelitian diperoleh hasil bahwa penyuluhan atau pendidikan kesehatan mempunyai pengaruh besar dalam pemberian imunisasi pada bayi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui efektifitas penyuluhan imunisasi pada ibu hamil (primi gravida) terhadap keputusan memberikan imunisasi HB 1, BCG dan Polio 1. Metode Penelitian: Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperimental dan desain non equivalent control design. Penelitian dilakukan diwilayah Puskesmas Poto Tano dan Puskesmas Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Variabel dependent yaitu keputusan imunisasi, variabel independent yaitu penyuluhan dan variabel luar / kovariat adalah tingkat pendidikan orang tua, kepercayaan orang tua terhadap imunisasi, sumber informasi dan tempat persalinan. Analisa data penelitian ini dengan menggunakan analisis univariabel, bivariabel dan multivariabel. Hasil: Uji statistik menunjukkan bahwa hasil penyuluhan tambahan pada primi gravida berpengaruh terhadap keputusan pemberian imunisasi bayi pada kontak pertama yaitu imunisasi HB 1, BCG dan polio 1 (RR=1,66; CI=1,12-2,46; p=0,006), tingkat pendidikan orang tua yang tinggi juga berpengaruh terhadap keputusan pemberian imunisasi bayi pada kontak pertama (RR=1,66; CI=1,07- 2,58; p=0,010), persalinan di fasilitas kesehatan juga berpengaruh terhadap keputusan pemberian imunisasi pada kontak pertama (RR=1,86; CI=1,14-3,04; p=0,003). Kesimpulan: Penyuluhan tambahan terbukti secara signifikan berpengaruh terhadap keputusan ibu primi gravida untuk memberikan imunisasi HB 1, BCG dan polio 1 pada bayinya..
Background: Immunization is one of the most effective health interventions in order to prevent morbidity and mortality. It is also considered the most costeffective intervention in addressing public health problems caused by infectious diseases. The high number of deaths caused by diseases that can be prevented by immunization is due to incomplete schedule of immunization (under-vaccination) and the absence of vaccination to their babies (non-vaccination). West Sumbawa coverage of immunization HB1, BCG, and Polio 1and Universal Child Immunization (UCI) coverage still below of the target. Health counseling or education is an effort to increase pregnant women’s knowledge about immunization to their babies. Of several studies, some results have shown that health counseling or education has a profound influence on immunization in babies. Objective: To determine the effectiveness of immunization counseling for pregnant women (primigravida) on the decision to provide their babies with HB 1, BCG and Polio 1 immunization. Methods: This was a quasi experimental research and non- equivalent control design. The study took place in the work area of Poto Tano and Sekongkang Health Centers of West Sumbawa District of West Nusa Tenggara. The dependent variable is Decision to immunization, counseling as the independent variable and the level of parental education, parental beliefs against immunization, information sources and place of delivery as the covariances variables. The analysis of the research data used univariable, bivariable and multivariable analysis. Results: Statistical test results showed that additional counseling in primigravida influenced the decisions of immunization on the first contact that immunization HB 1, BCG and polio 1 ( RR = 1.66, CI = 1.12 to 2.46, p = 0.006 ); high parental education levels affected the decision of immunization on the first contact (RR = 1.66, CI = 1.07 to 2.58 , p = 0.01); and deliveries in health facilities also affected the decision of immunization on contact the first (RR = 1.86, CI = 1.14 to 3.04 , p = 0.003). Conclusion: Additional counseling proved to significantly influence the women’s decision to provide their babies with HB1, BCG and polio 1 immunization.
Kata Kunci : Penyuluhan imunisasi, primi gravida, imunisasi HB1, BCG, Polio 1